Tanya Dokter

  • nyeri pada area rahim

  • assalamualakum dok,, semenjak habis melahirkan, saya selalu merasa sakit/pegel di area bawah perut atau rahim,kalau sehabis cape/ ketika hub intim, terasa sakit,hingga skrang anak umur 2thn,tu knapa ya dok,trus kalau punya anak lagi bahaya nggak ya?

    Wa'alaikumsalam Ibu, Rasa nyeri pasca melahirkan umumnya hanya berlangsung paling lama sampai 6 minggu pertama pasca melahirkan. Hal ini disebabkan oleh kontraksi rahim Anda agar bisa menyusut kembali ke keadaannya semula setelah membesar sekian lama. Rasa nyeri perut bawah yang masih ada terus menerus kendati telah melewati masa 6 minggu ini perlu diperiksakan ke Dokter untuk mencari penyebabnya. Tergantung masing-masing penyebab, ada yang dapat membawa potensi bahaya kehamilan berikut, ada juga yang tidak. Adapun kemungkinan penyebab tersebut adalah:

    • Endometriosis (yaitu endometrium - lapisan dalam rahim - tumbuh secara "liar" di luar tempat seharusnya)
    • Mioma rahim (sejenis daging tumbuh di dalam rahim)
    • Polip rahim (daging tumbuh jenis lain)
    • Infeksi saluran kemih
    • Penyakit radang panggul
    • Infeksi kelamin
    • Batu saluran kemih
    • dan sebagainya
    Kami menganjurkan Anda untuk memeriksakan diri ke Dokter Anda agar Anda dapat memperoleh pemeriksaan lebih lanjut. Adapun pemeriksaan yang mungkin dilakukan antara lain: pemeriksaan fisik, pemeriksaan spekulum, pemeriksaan urin dan pemeriksaan USG bila dirasa perlu. Setelah penyebab kondisi Anda diketahui, barulah penanganan yang tepat akan mengikuti. Anda juga dapat mendiskusikan dengan Dokter Anda mengenai potensi bahaya pada kehamilan yang akan datang dari penyebab yang telah diketahui tersebut. Anda dapat mencoba beberapa hal berikut secara mandiri:
    • Mengompres hangat perut ketika rasa pegal muncul
    • Minum obat pereda nyeri seperti parasetamol
    • Kelola stress dengan bijak dan istirahat yang cukup
    • Kurangi paparan asap rokok
    • Berolahragalah secara teratur, seperti senam, jogging dan berenang
    Artikel berikut mungkin bisa membantu: Kenapa Bisa Terjadi Sakit Perut Bawah? Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma