Tanya Dokter

  • Nyeri pada sendi lutut

  •  Nuar Rian
    Anggota
    Malam dok,saya mau menanyakan mengenai nyeri lutut yg diderita ibu saya.usia saat ini 53tahun. Setiap pagi usai jalan pagi selalu merasa nyeri pada sendi lutut dan telapan kaki. Awalnya memang pernah cidera karena jatuh tapi yang sakit tulang ekor dan berangsur sembuh. Menurut dokter apa yang mengakibatkan lutut ibu saya sering nyeri saat beraktifitas maupun saat istirahat? Terimakasih dok . .

    Selamat malam,

    Nyeri lutut pada orang dewasa sering disebabkan osteoartritis (OA). OA menyerang tulang rawan dan sendi, terutama sendi daerah lutut, pinggul dan tulang belakang. Ibu Anda berisiko mengalami OA jika:

    • kegemukan
    • mempunyai riwayat mengalami cedera pada lutut
    • mengalami kerusakan pada tulang/deformitas tulang
    • ada riwayat keluarga dengan OA

    Gejala dari OA antara lain nyeri lutut terutama saat digerakkan, terbatasnya gerakan sendi lutut, lutut berbunyi ketika digerakkan, sendi lutut bengkak dan kaku pada sendi lutut.

    Tidak hanya osteoartritis, nyeri lutut juga dapat disebabkan:

    • peradangan sendi akibat infeksi
    • penyakit asam urat
    • peradangan tendon (tendonitis)
    • cedera pada ligamen lutut
    • sindrom patellofemoral yang dapat dialami orang yang sering menggunakan lutut untuk beraktivitas, misalnya pelari

    Anda dapat mengunjungi dokter spesialis ortopedi untuk memastikan penyebab nyeri lutut tersebut. Dokter akan melakukan tanya jawab, memeriksa daerah lutut, menilai ada tidaknya tanda-tanda peradangan dan selanjutnya menentukan tes medis yang perlu dilakukan, misalnya foto Roentgen maupun MRI. Pengobatan ditujukan untuk meredakan nyeri dan peradangan, misalnya dengan memberikan obat antinyeri ataupun obat antiradang seperti kortikosteroid. Fisioterapi juga dapat disarankan sesuai gangguan yang dialami.

    Anjuran yang dapat dilakukan:

    • menurunkan berat badan jika berlebihan
    • mengompres dingin daerah lutut yang nyeri
    • hindari pergerakan berlebihan dari lutut
    • mengonsumsi pereda nyeri jika diperlukan

    Semoga membantu,

    dr.Mira