Tanya Dokter

  • nyeri perut saat haid hingga mual dan migrain

  •  Salma
    Anggota

    Selamat sore dok. Umur saya 24 th dan sudah menikah. Setiap menstruasi selalu sakit perut terkadang seperti mau copot kemaluan nya (maaf) disertai pegal pada pinggang dan badan saya ini berlangsung dari gadis sampai saat ini. Terkadang sampai migrain dan mual mual. Kemudian saya baru2 ini berhubungan intim tak sadar keluar bercak darah namun saya tidak merasa perih ataupun sakit. Apakah nyeri haid tersebut normal dok? Haruskah saya memeriksakan diri?

    Hai Salma, Nyeri haid sebenarnya merupakan kondisi normal yang dapat dialami oleh setiap wanita, selama nyeri yang timbul tidak berlebihan dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun bila nyeri haid yang timbul tidak tertahankan -seperti halnya yang Anda alami- hingga mengganggu aktivitas keseharian, bahkan menimbulkan gejala tertentu (seperti mual dan muntah, atau bahkan pingsan) maka kondisi ini merupakan hal yang tidak normal dan dapat diakibatkan oleh beberapa kemungkinan penyebab berikut:

    • Endometriosis (lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim)
    • Fibroid rahim/Miom
    • Penggunaan KB spiral/IUD
    • Radang panggul
    • Stenosis leher rahim (pembukaan leher rahim sangat kecil)
    • Adenomiosis (lapisan dalam dinding rahim tumbuh pada otot dinding rahim)
    • dan sebagainya
    Sedangkan perdarahan yang timbul setelah berhubungan intim dapat disebabkan oleh berbagai kondisi berikut ini: Untuk memastikan penyebab keluhan yang dialami maka sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tes penunjang mungkin akan diperlukan (seperti USG, tes darah, pap smear dan sebagainya) untuk menelusuri penyebabnya sehingga penanganan yang tepat dapat diberikan bagi Anda sesuai dengan kondisi dasarnya. Berikut ini anjuran yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi timbulnya keluhan:
    • Bila nyeri haid terasa mengganggu dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol
    • Kompres hangat atau mandi air hangat dapat mengurangi nyeri haid yang timbul
    • Berbaring dengan kaki diangkat dapat membantu meringankan nyeri
    • Lakukan foreplay/pemanasan yang cukup saat berhubungan intim
    • Bila vagina terasa kering dapat menggunakan lubricant/pelumas yang berbahan dasar air
    • Komunikasikan dengan pasangan mengenai posisi yang nyaman dan tidak nyaman saat berhubungan intim
    • Tunda melakukan hubungan intim bila perdarahan masih terjadi
    Informasi berikut ini dapat berguna: Penyebab nyeri haid yang tidak tertahankan Perdarahan vagina usai berhubungan intim Demikian semoga bermanfaat. dr. Muliani Sukiman