Tanya Dokter

  • obat batuk

  • Dokter batuk saya keras,apa obat yang pas buat penyakit batuk saya?

    Halo,

    • Sudah berapa lama Anda menderita batuk?
    • Apakah batuk yang di alami disertai dengan dahak atau kering?
    • Apakah disertai dengan gejala lain seperti demam, sesak nafas, sakit tenggorokan?
    Batuk adalah respon alami tubuh terhadap iritasi di tenggorokan seperti debu, asap, lendir dan lainnya agar keluar dari saluran pernafasan, dengan kata lain batuk merupakan salah satu mekanisme tubuh untuk melawan gangguan dari luar. Pengobatan batuk pada dasarnya tidak diperlukan tanpa penyebab yang serius dan dapat diringankan dengan menggunakan madu atau lemon untuk batuk yang ringan atau jangka pendek. Tetapi jika batuk tidak hilang dalam 3 minggu hingga mengganggu aktivitas dan disertai gejala lain untuk dapat mengobatinya Anda disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter karena perlu diketahui dulu jenis-jenis batuk dan penyakit yang mendasarinya dengan dilakukan wawancara, pemeriksaan fisik dan penunjang seperti tes darah, rontgen dada atau pemeriksaan lain yang diperlukan sehingga penanganan yang diberikan tepat. Batuk dibedakan menjadi dua jenis yaitu batuk kering dan batuk berdahak dan berdasarkan waktunya dibedakan menjadi :
    • Batuk akut jika berlangsung kurang dari 3 minggu dan paling sering disebabkan oleh infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) oleh virus atau bakteri. Batuk karena infeksi virus biasanya akan sembuh sendiri atau dapat menggunakan obat pereda batuk yang dijual bebas sesuai dengan dosis yang tertera pada label kemasan.
    • Batuk kronis jika berlangsung lebih dari 3 minggu atau berulang.
    Beberapa kondisi yang menyebabkan batuk kronis antara lain :
    • Merokok
    • Efek samping obat tertentu seperti obat darah tinggi golongan ace inhibitor
    • Asma
    • Penyakit asam lambung (GERD)
    • Sinusitis
    • Penyakit paru seperti TBC, bronkitis, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
    • Keganasan
    • dan lainnya
    Baca artikel terkait : Batuk Semoga membantu, dr. Rievia