Tanya Dokter

  • obat diabetes melitus

  •  Om Sastrafara
    Anggota

    Salam Dokter!!

    Saya mau tanya tentang beberapa obat DM(dibetes melitus): 1. Apa bedanya insulin "Aspart & Galargine"??? 2. Berapa dosis penggunaa suntik insulin apabila kadar gula darah 100-200, 200-300, 300-400, 400-500 mg/dldl 3. Ada brp jenis merk insulin yg ada dipasaran? 4. Terakhir apa perbedaan obat Glimepiride,Metformin,Gilbenclamide,Glurenrom,Glucophage & Diamicron MR

    Halo Diabetes Mellitus Tipe 2 adalah penyakit yang disebabkan meningkatnya kadar gula dalam darah disebabkan oleh karena fungsi insulin yang menurun. Sebelum dokter memberikan obat anti-diabetes, pasien biasanya akan diajarkan cara megolah makan dengan benar bagi penderita diabetes dan pengetahuan akan pentingnya olahraga. Biasanya dianjurkan untuk olahraga 3-4 kali seminggu kardio selama 30 menit. Pengobatan Obat Anti-diabetes dibagi menjadi dua :

    1. Obat Anti diabetes oral
    2. Obat Anti diabetes suntik
    Obat Anti Diabetes Oral dibagi menjadi beberapa perbedaan berdasarkan kerja dan fungsinya:
    • Pemicu Insulin : Ada dua golongan pemicu insulin, yaitu golongan sulfonilurea dan glinid. Golongan sulfonilurea banyak dikenal dengan nama glimepirid, glibenclamid. Sedangkan golongan glinid banyak dikenal dengan nama repaglinid dan nateglinid. Kedua golongan ini mempuyai fungsi intuk memperbanyak jumlah insulin dalam darah, sehingga lebih banyak pengambilan glucosa di dalam tubuh.
    • Penambah sensitivitas pada Insulin : seperti namanya, obat golongan ini menambah sensitivitas insulin dalam tubuh. Golongan ini dikenal dengan sebutan tiazolindindion.
    • Penghambat Gluneogenesis : Obat ini menghambat pembentukan gula dalam hati sehingga tidak banyak gula yang diproduksi. Golongan ini banyak dipakai dengan nama metformin.,
    • Pemnghambat glucosidase alfa : Obat golongan ini membantu mengurangi serapan gula dalam usus, sehingga tidak terjadi lonjakan kadar gula darah dalam darah. Golongan ini dikenal dengan nama acarbose.
    Obat Antidiabetes Suntik: Fungsi obat ini sebenarnya mempunyai fungsi yang sama seperti obat oral, yaitu menurunkan kadar gula dalam darah. Obat ini hanya diberikan kepada penderita bila penderita tidak dapat lagi menggunakan obat antidiabetes oral. ataupun dalam keadan kritis dan tidak bisa menggunaka obat oral. Obat antidiabetes suntik ini ada  4 jenis :
    1. Insulin kerja cepat : Insulin Lispro, Insulin Aspart, Insulin glulisin
    2. Insulin kerja pendek :Reguler Humulin
    3. Insulin kerja menengah : NPH Humulin
    4. Insulin kerja panjang : Insulin Glargin dan insulin Detemir.
    Pemberian dosis ini dengan pemilihan insulin hanya diberikan oleh dokter spesialis penyakit dalam. Dokter spesialis penyakit dalam akan melakukan pemeriksaan laboratorium kadar gula dalam darah berkala, sampai pemeriksaan yang dilakukan untuk mencegah resiko jangka panjang penyakit ini. Salah satu yang diperiksa adalah fungsi ginjal, kolesterol, fungsi jantung (echocardigrafi), foto thoraks, urin rutine dan lain-lain. Penderita diabetes tipe 2 harus melakukan perubahan pola hidup, selalu melakukan general check-up berkala untuk melihat apakah kadar gula darah terkontrol. Semoga informasi ini membantu anda, dr. Renate Parlene Marsaulina