Tanya Dokter

  • obat hiv dan pengaruh kondisi tubuh saat vct

  • dok saya mau bertanya,

    1.apakah jika ada orang yang sehat,lalu tidak sengaja meminum ARV apakah dia akan tertular hiv,soalnya teman saya tidak sengaja meminum obat ARV milik sepupunya ?

    2.saat saya melakukan test vct,saya sedang sakit(seperti flu ,demam,pusing , batuk,sakit tenggorokan,juga diare) dan saya juga  minum obat saya lupa obatnya itu apa,intinya buat nyembuhin penyakit yang yang saya sebutkan tadi,apakah akan mempengaruhi hasil testnya ? hasil test nya negatif,intinya yang saya tanyakan adalah apakah jika kita sedang sakit lalu meminum obat tertentu,lalu kita melakukan test vct,apakah ada pengaruh pada hasilnya,??

    tambahan,saya melakukan aktifitas beresiko pada tahun 2012,dan baru vct pada tahun 2016, dalam jangka waktu 2012 sampai pada saat saya vct,saya tidak pernah melakukan aktifitas beresiko apapun.

     

    Sandi yang baik,

    pertama-tama perlu dipahami terlebih dahulu bahwa penyakit HIV disebabkan oleh infeksi virus Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang ditularkan melalui darah. Penularan dapat melalui jarum suntik yang terpapar darah, alat-alat medis, alat cukur, maupun hubungan seksual. Penularan tidak pernah ditularkan lewat konsumsi suatu barang tertentu. Apalagi pada obat ARV jelas tidak terdapat virus HIV sehingga penularan pun hampir tidak mungkin terjadi.

    Mengenai tes VCT, yang diperiksakan ialah antibodi tubuh terhadap virus HIV yang akan muncul apabila tubuh memang terinfeksi oleh virus HIV. Antibodi ini tidak dipengaruhi oleh makanan atau obat tertentu karena antibodi dibuat oleh tubuh secara spesifik terhadap suatu virus tertentu. Hasil negatif dari pemeriksaan dapat berarti tidak ditemukan antibodi atau belum ditemukan antibodi karena antibodi yang belum terbentuk. Waktu terbentuknya antibodi setidaknya ialah 3 bulan sehingga hasil yang negatif dari pemeriksaan hendaknya diulangi lagi dalam 3 bulan. Bila Anda ragu, Anda dapat berkonsultasi dengan lebih jauh pada dokter untuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap. Berikut kami lampirkan artikel mengenai deteksi HIV. Semoga bermanfaat.

     

    dr. N. K. Arief