Tanya Dokter

  • Obat mengatasi nyeri pada lutut

  • Yth Dokter. Sekitar 2 tahun yll.saya pernah jatuh dan lutut saya terbentur ,juga keseleo.setelah di foto,ternyata dokter bilang kalau bagian kapur pada lutut ada yang tergerus. saya  di beri obat kalsium dan minum Redokson.beberapa bulan saya menggunakan penyangga klu jalan, karena kaki tdk kuat untuk tumpihan jalan.akhirnya  setelah 3 bln saya bs jalan sampai sekarang. yang saya keluhkan: Saya merasa kesakitan klu berdiri terlalu lama atau posisi lutut terlipat.terasa kaku dan sakit linu. juga pada ludut saya bentuknya agak pipih tdk spt yang satunya. solusi apa yang bisa saya lakukan.

    Hai Wuri Adanya riwayat cedera pada lutut ada kemungkinan gangguan nyeri pada lutut tersebut akibat dari kerusakan ligamen, tendon, permukaan sendi atau adanya peradangan pada sendi. Untuk memastikannya dari hasil foto rontgen saja tidak dapat terlihat, karena foto rontgen hanya dapat melihat kondisi tulang dan permukaan sendi, untuk melihat jaringan lunak diperlukan pemeriksaan MRI pada lutut. Biasanya penyembuhan dari kerusakan jaringan pada lutut membutuhkan waktu cukup lama sehingga terkadang masih dapat terasa nyeri dan terkadang diperlukan tindakan fisioterapi untuk membantu proses penyembuhan. Hal yang dapat Anda lakukan adalah:

    • Tidak mengangkat beban berat
    • Mengompres hangat atau dingin pada daerah lutut yang nyeri
    • Mengurangi posisi berdiri terlalu lama, berlutut atau jongkok
    • Mengurangi berat badan bila berlebih
    • Menggunakan bebat (knee support) pada daerah lutut
    • Mengkonsumsi obat pengurang nyeri yang dijual bebas seperti paracetamol atau ibuprofen bila tidak ada kontraindikasi.
    Bila nyeri tetap tidak berkurang sebaiknya Anda ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya dokter memberikan obat untuk membantu melumasi serta peradangan pada sendi melalui obat minum ataupun suntik pada lutut, serta dilakukan fisioterapi. Informasi mengenai sakit lutut dapat Anda baca pada artikel berikut ini: Sakit lutut. Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william