Tanya Dokter

  • Obat penghilang bekas luka eksim

  •  fidya
    Anggota

    selamat malam dok, 

    saya Fidya dr sby

    saya mau tanya dok, saya menderita alergi makanan tertentu khususnya untuk ayam dan telur. efek dari alergi yang saya alami adalah rasa gatal di kaki saya. rasa gatal itu tdk bisa saya tahan. saya garuk hingga menimbulkan luka dan meninggalkan bekas luka yg berwarna kehitaman. yg saya tanyakan obat yg bisa menghilangkan bekas luka yg saya derita selama ini apa ? golongan darah saya kebetulan B, dan setahu saya gol darah B memang cenderung mudah mengalami alergi. mohon tips untuk menghilangkan bekas luka pada kaki saya. terima kasih dokter. 

    Dermatitis Atopi atau sering dikenal dengan eksim  menyebabkan kulit mengalami kemerahan, kerin, pecah-pecah dan gatal.  Biasanya penderita eksim tidak bisa menahan diri untuk menggaruk dan menyebabkan luka, kebiasaan menggaruk ini harus dihindari karena luka yang dihasilkan akan beresiko menyebabkan masalah baru, yaitu infeksi dan juga bekas luka ekskoriasi (scar).

    Walaupun lebih umum terjadi pada usia anak-anak, eksim dapat terjadi pada usia berapapun.  Orang yang memiliki atopi biasanya memiliki riwayat keluarga dengan keluhan yang sama, dan juga memiliki keluhan lain seperti asthma dan rhinitis alergi.

    Prinsip utama penanganan alergi adalah menghindari pemicunya. Disarankan untuk berkonsultasi ke dokter ahli  kulit (dermatologist), selain dilakukan pemeriksaan fisik, Anda juga dapat meminta untuk dilakukan skin prick test, atau tes uji kulit untuk mengetahui zat apa saja yang menyebabkan reaksi alergi pada Anda. Dengan mengetahui spektrum yang jelas mengenai jenis zat apa saja yang harus dihindari, gejala eksim akan membaik dengan sendirinya.

    Pemberian antihstamine (eg. cetirizine, loratadine dst. ) dapat mengurangi gejala alergi, selain itu corticosteroid topikal juga biasanya diresepkan untuk mengurangi inflamasi dan juga untuk membantu mengurangi bekas luka, karena sifatnya yang keratolitik. Namun bila bekas luka cukup dalam dan sudah bersifat permanen, biasanya tindakan lain seperti laser ataupun repair luka atas konsultasi dari dokter ahli.

    Hampir sebagian besar penderita eksim atopik akan merasakan gejala yang kumat-kumatan, dan terkadang tanpa ada pencetus yang jelas. Untuk mengurangi gejala dan frekuensi kekambuhan, disarankan untuk:

    • Mencoba sebisa mungkin untuk tidak menggaruk area yang gatal. Apabila sudah tidak tertahankan, gosok daerah yang gatal dengan lembut tanpa menggunakan kuku.
    • Hindari paparan udara atau air yang terlalu panas ataupun terlalu dingin, karena kondisi yang ekstrem dapat memicu iritasi.
    • Gantilah sabun mandi Anda dengan sabun mandi yang mengandung pelembap (emolien).
    • Gunakanlah pakaian berbahan katun, karena lebih lembut untuk kulit.
    • Bilas baju setelah dicuci dengan deterjen hingga bersih, karena kandungan dalam deterjen diduga dapat mengiritasi kulit.

    Mengenai hubungan antara golongan darah dan kecenderungan alergi, belum ada bukti penelitian yang benar-benar kuat untuk dapat  menyimpulkannya. Misalnya, salah satu penelitian menghubungkan kejadian rhinitis alergi dengan pria bergolongan darah O lebih tinggi, penelitian lain menyebutkan bahwa orang yang bergolongan darah B memiliki faktor protektif terhadap reaksi alergi berat, yaitu anafilaksis. Namun penelitian-penelitin ini masih terbatas dengan besar sample yang kecil, sehingga saat ini belum dapat digunakan sebagai acuan. Dengan etrus berkembangnya ilmu pengetahuan di mas ayang akan datang, tidak menutup kemungkinan akan ditemukan bukti yang lebih kuat.

    Sekian, semoga bermanfaat

     

    Dr. Siti Rahmayanti