Tanya Dokter

  • Suplemen untuk meningkatkan konsentrasi

  •  Ratna Anjani
    Anggota
    Dok,saya pelajar berusia 15 tahun sering mengalami gangguan belajar. Saya sulit berkonsentrasi dan pikiran saya selalu kemana mana, rasanya saya tidak bisa belajar dengan tenang karena kalau belum memenuhi keinginan - keinginan yang tiba tiba muncul itu.Perlukah saya konsumsi 'obat pintar' semacam piracetam atau modafinil untuk jangka waktu pendek? Dan apa benar modafinil tidak memiliki efek samping?

    Selamat Malam Ratna,

    Terima kasih atas pertanyaannya.

    Tentunya kesulitan untuk berkonsentrasi dapat mengganggu aktivitas belajar, untuk mengatasinya perlu ditelusuri penyebab Kamu kesulitan berkonsentrasi, berikut adalah beberapa penyebabnya:

    • Mengerjakan beberapa tugas sekaligus, sebaiknya tentukan prioritas dan kerjakan hal yang lebih penting, satu per satu
    • Kurang tidur atau kurang istirahat. Pastikan Kamu cukup tidur di malam hari, yaitu sekitar 8 jam. Bila perlu, Kamu juga dapat melakukan tidur siang. lebih rincinya dapat membaca artikel berikut: Manfaat Tidur Siang
    • Kurang asupan makanan dengan nutrisi seimbang. Hal ini sangat penting yaitu mengonsumsi makanan dengan menu yang seimbang, beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin B, C, E, magnesium seperti jeruk, wortel, bayam, sayuran hijau merupakan makanan pendukung konsentrasi yang baik

    Jadi, apabila Kamu telah mengetahui kira-kira penyebab Kamu sulit konsentrasi dan berusaha menanganinya sesuai saran di atas namun keluhan masih menetap, sebaiknya Kamu memeriksakan diri ke Dokter ya, agar dapat dilakukan pemeriksaan dan diberi penanganan yang sesuai, hindari penggunaan suplemen ataupun obat tanpa kegunaan dan manfaat yang jelas. Modafinil mengandung provigil dengan indikasi bukan untuk pelajar yang sulit konsentrasi. Sebagaimana obat lainnya, obat ini juga memiliki kemungkinan timbulnya efek samping jika dikonsumsi seperti alergi, bibir kering, kesulitan bernafas, depresi, kecemasan, halusinasi, dan gejala-gejala lainnya.

    Demikian semoga jelas ya,

    dr. Annes