Tanya Dokter

  • Aturan pakai obat TBC yang tepat

  • sore dok. saya mau tanya, kalau misal dosis obat pro tb diberikan sehari sekali, sekali telan 3 tablet setelah makan siang, apa boleh dimakan setelah makan malam? karna makan siang lupa. thanks

    Hallo Melissa

    Konsumsi obat anti tuberkulosis (OAT) dibagi menjadi 2 kategori menurut jenis obatnya, jika obat yang Anda dapatkan merupakan paket obat pemerintah yang kombinasi dosisnya tetap (fix dosed combination/FDC) maka cara konsumsinya cukup mudah yaitu dosis obat satu hari* (misal pada kondisi anda adalah 3 obat) tablet sekaligus pada yang selalu sama setiap hari (jika sebelumnya malam diharapkan untuk malam terus, jika sebelumnya pagi maka diharapkan pagi terus). Boleh di cicil satu persatu (biasanya karena mual/tidak biasa minum obat) namun dalam kurun waktu 30 menit sudah dikonsumsi semuanya. Jadi jangan sampai di cicil 1 makan pagi, 1 makan siang, 1 makan malam yaa karena manfaat obatnya akan berkurang.

    *pada konsumsi obat OAT FDC, jenis obat dan jumlah yang dikonsusmi bergantung pada kategori penyakit TB yang dialami oleh Anda.

    Kemudian obat-obatan FDC ini sebaiknya dikonsumsi dalam waktu rutin setiap 24 jam sehari, jadi jangan terpatok untuk satu hari konsumsi berapa jumlah obat, namun perhatikan jamnya, misalnya jika Anda konsumsi hari ini jam 7 malam, maka diusahakan untuk besok dan seterusnya Anda diharapkan konsumsi obat tersebut kira-kira jam 7 malam kembali, agar dosis obat didalam darah tidak sempat terlalu rendah ataupun terlalu tinggi sekali.

    Berbeda lagi jika obat TB yang anda konsumsi bukan berupa obat FDC, maka cara konsumsinya akan berbeda-beda sesuai dengan kategori penyakit TB yang anda alami dan jenis dari golongan obat masing-masing. Sebagai contoh Anda mungkin akan diberikan 3-4 jenis obat, dengan cara makan berbeda-beda, ada yang 3xsehari, ada yang 1x sehari, dsb. Tergantung pada jenis obat yang dikonsumsi.

    Pengobatan TB tidaklah sebentar, untuk itu perlunya peran serta Anda untuk rutin minum obat dan kontrol kembali agar pengobatan tersebut benar-benar tuntas. Bakteri tuberkulosis dapat betahan lama hingga lebih 6 bulan, jadi meskipun dalam perjalanan pengobatan gejala yang dialami sudah menghilang belum berarti bahwa bakterinya benar-benar mati, jika Anda putus pengobatan maka bakteri tersebut akan kembali berkembang dan akhirnya menjadi kebal terhadap pengobatan yang sudah pernah diberikan, akibatnya Anda akan perlu mendapatkan pengobatan dari awal kembali (di ulang) atau bahkan mengulang pengobatan dengan pilihan obat lebih banyak lagi.

    Jangan lupa untuk kontrol kembali ke dokter yaa, untuk memantau perkembangan pengobatan TB Anda, diharapkan Anda menyelesaikan pengobatan sampai selesai  untuk meminimalisir terjadinya resistensi bakteri akibat pengobatan yang tidak tuntas.

    Semoga bermanfaat

    dr. Arnold