Tanya Dokter

  • Obat untuk diare?

  •  Ghina Zulia
    Anggota
    Apakah ketika diare itu tidak boleh berpuasa karena akan mengakibatkan dehidrasi?
    Ghina Zulia  dr. Adhi Pasha
    Dokter

    Halo Ghina,

    Saat diare terjadi perubahan frekuensi dan konsistensi buang air besar, dimana buang air besar menjadi lebih sering lebih dari 3 kali sehari dengan tinja yang lebih lunak sampai tanpa ampas. Hal ini disebabkan oleh makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri atau virus. Gejala diare sendiri selain perubahan buang air besar juga dapat menimbulkan demam, sakit perut, mual dan muntah.

    Komplikasi yang terbanyak dari diare adalah dehidrasi atau kekurangan cairan dimana cairan banyak keluar melalui buang air besar yang cair dan juga dapat keluar jika disertai muntah. Untuk itu saat diare perlu untuk mendapatkan asupan cairan lebih, dan yang termudah tentunya dengan banyak minum air putih. Jika berpuasa saat diare dapat ditakutkan terjadi dehidrasi karena durasi berpuasa yang cukup panjang yaitu 14 jam terlebih jika saat berpuaa diare frekuensinya masih lebih dari 3 kali sehari.

    Jika sedang diare, upayakan mengonsumsi lebih banyak cairan atau dapat menggunakan larutan oralit setiap kali buang air besar, tetap mengnsumsi makanan seperti biasa tetapi hindari makanan berlemak, pedas atau pilih makanan yang lebih mudah dicerna, jika frekuensi diare sangat sering dapat juga mengonsumsi obat yang membantu memadatkan tinja seperti kaolin dan pectin. Jika dalam beberapa hari diare tidak mengalami perubahan dan timbul tanda dehidrasi segera untuk diperiksakan dokter agar segera mendapatkan penanganan.

    Semoga bermanfaat,

    dr. Adhi P.