Tanya Dokter

  • Obat untuk luka lambung

  • Pak Dokter yang baik, saya Agus usia 46 tahun, saya sejak remaja menderita cholitis, 2 tahun yang lalu dilakukan colonoskopy, hasilnya diketahui ada memar-memar pada dinding usus, dokter bilang bahwa kondisi ini akan diketahui arahnya sekitar 10 tahun lagi, diberi obat warna orange (lupa namanya). Tapi hasilnya kurang memuaskan. Saya sering cepat lelah, sering bab setelah makan dan sering kencing, sering tangan gemetaran. Obat yang tepat untuk kondisi saya ini apa ya dokter. matur nuwun (agusdwiandrianto@gmail.com)

     

    Halo Agus........

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Jika yang Anda maksud dengan kolitis adalah kolitis ulserativ, Maka sekedar informasi untuk Anda, bahwa penyakit ini merupakan suatu Peradangan kronis yang terjadi pada usus besar dan juga rektum. Pada penyakit ini, terdapat luka di dinding usus besar sehingga umumnya menyebabkan tinja yang bercampur dengan darah.

    Gejala kolitis ulserativ dapat berbeda pada tiap penderita. Perbedaan ini muncul berdasarkan tingkat Keparahan serta lokasi Peradangan yang dialami oleh penderita. Berikut ini gejala umum yang empat muncul, diantaranya adalah : diare yang disertai darah/ lendir/ nanah, nyeri atau kram perut, sering ingin buang air besar akan tetapi tinja cenderung tidak dapat keluar, kelelahan, nyeri pada rektum, penurunan berat badan, demam.

    Jenis pengobatan pada setiap pasien pendapat berbeda - beda, tergantung pada tingkat keparahan Peradangan serta kondisi kesehatan pasien. Gejala yang ringan hingga tingkat menengah biasanya dapat ditangani dengan berobat jalan. Akan tetapi serangan dengan gejala yang parah harus dirawat inap di Rumah Sakit karena berpotensi menyebabkan komplikasi yang serius.

    Beberapa obat yang umumnya diberikan oleh dokter untuk menangani penyakit ini diantaranya adalah obat anti inflamasi untuk mengurangi Peradangan ( seperti : aminosalycilate, kortikosteroid, dll ), dan obat imunosupresan untuk menekan respon sistem kekebalan tubuh yang memicu Peradangan ( seperti : azathioprine, ciclosporin, dll. ).

    Obat - obatan yang telah disebutkan diatas harus dengan resep dokter dan tidak boleh dibeli dan digunakan dengan bebas. Oleh karena itu kami menyarankan segeralah menemui kembali dokter spesialis penyakit dalam, dan main diskusikan masalah ini, agar Anda dapat dilakukan rangkaian pemeriksaan, dan akhirnya dokter dapat memberikan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda saat ini.

    Tips untuk Anda : ikutilah saran dan pengobatan dari dokter yang Anda temui nantinya, kelola stress psikologis, mengonsumsi makanan rendah lemak, memperbanyak asupan cairan dan serat, membatasi konsumsi produk susu, stop merokok dan jangan minum minuman keras.

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

    @dr.jati