Tanya Dokter

  • Cara mengobati mimisan yang sering kambuh

  • Selamat Sore Bu Dokter,

    Saya karyawan swasta di sebuah perusahaan Fabrikasi,Umur 40thn pada hari selasa 12 Mei 2015,malam hari setelah pulang kerja mengalami Mimisan,dan itu terjadi setelah saya latihan beban kemudian saya buang Ingus kuat2 dan yang keluar darah segar dari hidung,lalu saya berhenti latihan dan pergi ke Dokter umum...saya dikasih obat ada 2 macam satu untuk anti infeksi dan satunya saya lupa.kemudian di Hari Rabu saya bekerja seperti biasa...setelah makan Siang terjadi Mimisan lagi,dan saya ambil Gate pass pulang untuk istirahat..malam saya check darah dan Tensi darah hasil lab menyatakan kadar darah saya sehat,dan saya istirahat 2 hari tidak bekerja,walaupun tidak bekerja setiap habis makan malam saya mimisan,sampai hari ini Sabtu 16 Mei 2015 saya bekerja dan tadi siap makan siang saya Mimisan lagi...Tolong beri saran  Bu dokter...saya ingin berobat tapi dokter THT ada buka hari Senin dan saya harus melewati Hari minggu...terima kasih...

    Hai, Dinding hidung mengandung banyak pembuluh darah kecil yang dekat dengan permukaan, sehingga mudah cedera dan berdarah. Penyebab mimisan diantaranya:

    • udara kering
    • trauma pada hidung, misalnya mengorek hidung
    • sinusitis akut
    • konsumsi obat pengencer darah, seperti warfarin/ heparin
    • deviasi septum hidung
    • polip atau tumor hidung
    • hemofilia, leukimia, ITP (idiopathic thrombocytopenic purpura)
    Jika terjadi mimisan, duduklah tegak dan condongkan tubuh ke depan, sehingga darah mengalir keluar melalui hidung dan tidak masuk ke tenggorokan. Gunakan ibu jari dan telunjuk untuk memencet hidung, untuk membantu menghentikan perdarahan. Hindari membuang ingus terlalu kencang, mengangkat beban berat, dan olahraga berlebihan. Jika ingin bersin, cobalah bersin dengan mulut terbuka untuk mengurangi tekanan pada hidung. Selain itu, hindari merokok dan konsumsi alkohol berlebihan. Disarankan agar Anda periksa ke dokter jika mimisan masih sering terjadi. Pemeriksaan fisik dan tes penunjang seperti tes darah atau CT scan, dapat membantu untuk mengetahui penyebabnya. Sehingga penanganan akan diberikan sesuai dengan penyebab dasarnya. Untuk mengetahui lebih lanjut, Anda dapat membaca halaman Mimisan.   Semoga bermanfaat, Dr. Jessica Winoto