Tanya Dokter

  • Obat yang tepat untuk ISK (infeksi saluran kemih)

  •  Byo
    Anggota

    Salam dok,

    saya sudah periksa 2 X ke dokter umum,terdeteksi penyakitnya ISK (infeksi saluran kencing) tp sampai habis obatnya,sakitnya masih ada,blm tuntas,saya mau tanya obat apa yg tepat untuk sakit ISK ini y dok ?

    Selama ini saya tidak tahu nama obatnya ,krn obatnya di kupas/tanpa strip.

    sebelumnya saya sampaikan banyak terimakasih dok

    Waasalam

    Hai Byo, Sebelum saya menjelaskan tentang infeksi saluran kencing/kemih ada baiknya saya menjelaskan sedikit tentang sistem saluran kemih. Sistem saluran kemih manusia terdiri dari sistem saluran kemih bagian atas yang terdiri dari ginjal dan ureter dan sistem saluran kemih bagian bawah yang terdiri dari vesika urinaria (kandung kemih) dan uretra. Pada sistem saluran kemih ini, air kemih diproduksi dan dibuang. Pengertian dari infeksi saluran kemih adalah infeksi yang terjadi di salah satu atau seluruh bagian sistem saluran kemih. Jumlah kejadian infeksi saluran kemih bagian bawah lebih sering terjadi dibanding dengan infeksi saluran kemih bagian atas. Gejala yang sering dialami oleh penderita infeksi saluran kemih bagian bawah adalah sebagai berikut:

    • Rasa ingin selalu buang air kecil atau sering disebut ayang-anyangan
    • Nyeri atau perih saat buang air kecil
    • Nyeri pada perut bagian bawah
    • Bau urin yang sangat menyengat
    • Nyeri punggung
    • Warna urin keruh atau dapat disertai darah
    Gejala yang sering dialami pada infeksi saluran kemih bagian atas:
    • Diare
    • Mual dan Muntah
    • Demam dan tubuh yang menggigil
    • Nyeri pada bagian selangkangan, pinggang dan punggung
    Penyebab Infeksi saluran kemih yang paling sering terjadi adalah disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui uretra dan kemudian berkembang biak di kandung kemih. Bakteri yang paling sering menyebabkan ISK adalah E.Coli (Escherichia Coli), bakteri ini hidup di dalam usus besar dan sekitar anus. Infeksi oleh bakteri ini sering disebabkan oleh perilaku kurang bersih saat buang air besar ataupun buang air kecil sehingga bakteri tersebut masih tinggal dan masuk ke uretra yang akhirnya menginfeksi saluran kemih. Atau dapat juga disebabkan oleh perilaku yang menggunakan tissue toilet yang sama untuk membersihkan anus dan uretra. Selain itu ISK juga dapat disebabkan oleh bakteri atau virus yang ditularkan melalui hubungan seksual seperti herpes, gonorrhea dan chlamidya Wanita lebih sering mengalami ISK karena jarak anus dan uretra yang lebih dekat dibandingkan dengan anus dan uretra pada pria. Faktor resiko terjadinya ISK adalah sebagai berikut:
    • Penderita batu ginjal dan pria yang mengalami hipertropi prostat
    • Orang yang memakai kateter atau alat untuk membantu buang air kecil
    • Wanita
    • Pelaku seksual aktif
    • Cacat Lahir
    • Wanita Menopause
    • Wanita yang menggunakan alat kontrasepsi diafragma
    • Wanita yang pasangannya menggunakan kondom berlapis spermisida
    • Menderita penyakit imunosupresif seperti Diabetes dimana berkurangnya kemampuan tubuh untuk melawan masuknya bakteri.
    Sebelum memberikan pengobatan ISK sebaiknya terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan lengkap sehingga dapat dipastikan bahwa keluhan tersebut adalah benar ISK atau tidak. Pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain:
    • Pemeriksaan Urin Lengkap
    • Kultur urine untuk mengetahui secara spesifik bakteri yang menyebabkan infeksi
    • CT Scan
    • Sistoskopi ( memasukkan kamera ke sistem saluran kemih)
    • USG
    Pengobatan ISK haruslah dilakukan oleh dokter. Jika mengalami gejala yang sudah disebutkan diatas, ada baiknya segera konsultasi dengan dokter.Beberapa obat yang sering disarankan oleh dokter adalah jenis antibiotik seperti ciprofloxacin, levofloxacin, amoxicillin, nitrofurantoin dan trimethoprim. Selain antibiotik yang sudah disebutkan kemungkinan dokter akan memberikan obat pereda nyeri seperti paracetamol namun untuk pereda nyeri yang lain seperti Obat Anti Inflamasi Non Steroid seperti ibuprofen sebaiknya digunakan secara hati-hati karena dapat menyebabkan masalah pada ginjal. Selain menggunakan obat-obatan, anda juga perlu melakukan hal-hal seperti dibawah ini:
    • Jangan menahan keinginan untuk buang air kecil karena dengan begitu akan memberikan kesempatan lebih besar kepada bakteri untuk berkembang biak
    • Konsumsi air putih minimal 2 Liter dalam 1 hari
    • Jika anda merasa nyeri maka dapat menggunakan kompresan air panas pada bagian yang nyeri, misalnya di perut bagian bawah.
    • Selalu menggunakan air mengalir yang bersih pada saat membersihkan uretra dan anus saat setelah buang air besar atau buang air kecil. Jika tidak memungkinkan untuk menggunakan air mengalir yang bersih maka dapat digunakan tissue bersih.
    Terdapat juga hal yang dapat membantu agar ISK yang anda alami tidak mengalami kekambuhan, antra lain:
    • Segera buang air kecil dan bersihkan organ intim anda sesaat setelah melakukan hubungan intim dengan pasangan
    • Hindari penggunaan alat kontrasepsi diafragma dan alat kontrasepsi dari bahan spermisida
    • Jika anda selesai melakukan buang air besar atau buang air kecil bersihkanlah dengan air mengalir  dan tisue yang bersih dari arah depan ke belakang
    • Minumlah banyak air sehingga anda akan sering buang air kecil dengan begitu pengeluaran bakteri juga akan semakin banyak dan kemungkinan bakteri berkembang biak akan lebih kecil
    Jika anda sering mengalami infeksi saluran kemih ada baikna anda melakukan hal yang sudah disebutkan diatas dan jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter karena kemungkinan besar akan dilakukan pemeriksaan lanjutan terlebih dahulu dan kemudian akan diberikan antibiotik yang lebih spesifik agar ISK yang anda alami benar benar sembuh sempurna dan tidak metutup kemungkinan anda dapat diberikan antibiotik secara intravena atau melalui pembuluh darah di rumah sakit. Pengobatan yang cepat dan tepat akan menghindari anda terkena komplikasi-komplikasi dari ISK, seperti:
    • Gangguan pada ginjal
    • Prostatitis
    • Infeksi darah
    Terimakasih. Semoga Membantu. dr.Yosephine U L Simanungkalit      

    Byo  Irsal
    Anggota

    Asalamualaikum, izinkan saya bertanya dok mengenai kesehatan saya umur saya 23 Tahun, tensi saya selalu 140/90, saya sering mual2 dan bersendawa dok lalu sering tidak merasa nyaman di bagian perut kiri samping dok, dokter saya mengatakan saya menderita sakit lambung, infeksi saluran kemih dan tifes dok, berikut hasil tes lab saya dok: Hemoglobin : 16.2 g/dL Hematokrit : 50.2 % eritrosit: 5.69 MCV : 88.2 fL MCH : 28.5 pg MCHV : 32.3 g/dL RDW-CV : 11.8 % Trombosit: 417 Leukosit : 6,6 Hitung Jenis Leukosit – basofil : 0.6 % – eosinofil : 2.6 % – neutrofil : 60.7 % – limfosit : 27.6 % – monosit : 8.5* % (tinggi tidak normal) LED : 5 mm/jam KIMIA GOT : 13 U/L GPT : 9 U/L glukosa puasa : 85 mg/dL glukosa 2 jam PP : 97 mg/dL cholesterol total : 115 mg/dL cholesterol LDL direk : 75 mg/dL cholesterol HDL : 36* mg/dL trigliserida : 87 mg/dL rasio chol total/ chol hdl : 3.2 urea N : 10.7 mg/dL ureum : 23 mg/dL kreatinin : 0.99 mg/dL eLFG ( CKD-EPI ) : 107 mL/menit/1.73 m2 asam urat : 5.3 mg/dL IMUNO SEROLOGI – widal S. typhi O : negatif – widal S. par. A-O : negatif – widal S. par. B-O : 1/160 – widal S. par. C-O : 1/80 – widal S. typhi H : 1/160 – widal S. par. A-H : negatif – widal S. par. B-H : 1/40 – widal S. par. C-H : negatif URINALISA Makroskopis: – warna : kuning – kejernihan : jernih Kimia: – berat jenis : 1.010 – pH : 6.0 – leukosit esterate : 25(+1) – nitrit : negatif – Albumin : negatif – glukosa : negatif – keton : negatif – urobilinogen : normal – bilirubin : negatif – darah : negatif Sedimen Mikroskopis – eritrosit : negatif – leukosit : 0-2 – silinder hyalin : negatif – silinder lain-lain : negatif – epithel gepeng : 0-1 – epithel transitional : negatif – epitel tubulus ginjal : negatif – bakteri : negatif – kristal normal : negatif – kristal abnormal : negatif – benang mukosa : (+) Ya ingin saya tanyakan dok: 1. Apa benar diagnosa dokter saya dok? 2. Kenapa nilai monosit saya tinggi dok dan leukosit esterase saya positif 25(+1) dok apa penyebab nya dok? 3. Kenapa selama 2 tahun ini mual, bersendawa, perut kembung saya tidak mau sembuh dok padahal sudah saya obati dengan berbagai macam cara? Demikian dok pertanyaan saya, mohon maaf jika pertanyaan saya terlalu banyak dok saya mengharapkan sangat jawabam dari dokter. Demikian dok terima kasih