Tanya Dokter

  • Cara menurunkan kadar gula dalam darah

  •  Ruval
    Anggota
    Saya baru 4 Minggu yang lalu baru pertama kali cek gula darah Ternyata tinggi sampai 400 saya minum glibenclamit satu minggu turun 225 terus cek lagi 5 harian 152, terus 2 hari cek lagi 285 terus sy minum glibenclamit yg tadinya 1 kali sehari jadi 2 kali sehari. Ternyata besoknya cek lagi drop 79 sy gk minum obat glibenclamitnya. Besoknya cek lagi 95. Dan hari ini cek lagi naik 315. Sy bingung..yg menjadi pertanyaan saya gimana caranya biar gula sy gk naik turun...dan obat yg cocok apa ya. Terimakasih

    Halo Ruval........

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Kondisi yang Anda alami berupa kadar gula didalam darah yang jauh diatas normal paling sering disebabkan oleh karena suatu penyakit yang disebut sebagai diabetes. Penyakit diabetes memiliki dua jenis utama, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.

    Diabetes tipe 1 berkembang dengan cepat dalam beberapa minggu, bahkan beberapa hari saja. Sedangkan banyak penderita diabetes tipe 2 yang tidak menyadari bahwa mereka telah mengidap diabetes selama bertahun - tahun karena gejalanya cenderung tidak spesifik.

    Berikut ini beberapa gejala diabetes, diantaranya adalah : sering merasa haus, sering buang air kecil terutama di malam hari, rasa lapar yang berlebihan, turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas, berkurangnya massa otot, luka yang lama sembuh, dan lain sebagainya.

    Diabetes sendiri tidak dapat disembuhkan, pendeteksian sejak dini memungkinkan kadar gula darah penderita diabetes dapat dikendalikan. Tujuan pengobatan diabetes adalah untuk mempertahankan keseimbangan kadar gula darah dan meminimalisasi risiko komplikasi.

    Banyak sekali jenis obat diabetes, dan pada dasarnya jenis obat diabetes haruslah disesuaikan dengan kondisi penderita diabetes sendiri sesuai dengan pemeriksaan yang dilakukan secara langsung oleh dokter.

    Selain mengonsumsi obat anti diabetes, penderita dari atas juga wajib melakukan : pola makan yang sehat, teratur berolahraga, menurunkan berat badan jika obesitas, stop merokok, membatasi atau berhenti mengonsumsi minuman beralkohol.

    Oleh karena itu kami menyarankan segeralah temui dokter spesialis penyakit dalam, dan mendiskusikan masalah ini, agar Anda dapat dilakukan serangkaian pemeriksaan lebih lanjut terlebih dahulu, sehingga akhirnya pengobatan yang tepat dapat diberikan sesuai dengan kondisi Anda saat ini.

    Klik artikel dibuat yang sesuai dengan pertanyaan Anda :

    DIABETES

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

    @dr.jati