Tanya Dokter

  • Obat yang cocok untuk konstipasi pada penderita stroke

  •  Zahro Aini
    Anggota

    dok, istri saya penderita stroke tp juga mengalami susah BAB padahal tiap hari udah konsumsi makan sayur , buah pisang,pepaya bahkan nutrijell tp masih juga sulit BAB sementara untuk mengatasi pakai dulcolax yg dimasukin di anus yg ingin saya tanyakan :

    1.adakah penyebab penyakit lain dr susah BAB? udah konsultasi dokter obat yg dikasih laxadin ama dulcolax

    2.apa bahayanya konsumsi obat tsb dlm jangka panjang?

    3.adakah obat yg lebih aman utk dikonsumsi jangka panjang?

    ditunggu jawabannya ya dok ,terima kasih

    Hai Setelah stroke dapat menyebabkan konstipasi secara tidak langsung akibat dari:

    • Kurangnya gerakan/aktivitas karena lebih banyak berbaring di tempat tidur
    • Kurangnya asupan cairan
    • Terkadang mengabaikan keinginan untuk BAB karena sulit untuk ke toilet atau kondisi dari BAB yang tidak nyaman seperti pada popok atau pot di tempat tidur
    • Keadaan stres psikologis setelah terkena stroke.
    Bila BAB melebihi 3 hari dan dengan mengkonsumsi buah, sayuran serta air putih masih tetap sulit untuk BAB, maka dapat diberikan pencahar seperti dulcolax (bisacodyl) dan laxadine yang berfungsi untuk meningkatkan gerakan usus sehingga dapat mengeluarkan tinja yang keras. Kedua obat tersebut umumnya diberikan untuk jangka pendek hanya untuk mengeluarkan tinja dan selanjutnya sebaiknya dengan cara alami atau dicari tahu penyebabnya. Efek dari penggunaan jangka panjang dari obat perangsang gerakan usus adalah adanya efek adiksi, dimana bila tanpa obat tersebut akan terjadi sulit BAB. Pada penggunaan jangka panjang lebih aman digunakan obat pencahar yang bekerja dengan cara melunakan tinja seperti golongan laktulose. Sebaiknya Anda mengkonsultasikan terlebih dahulu pada dokter Anda. Untuk mengetahui apakah adanya penyebab lain dari sulit BAB diperlukan pemeriksaan kolonoskopi untuk melihat keadaan usus besar. Berikut informasi mengenai konstipasi dapat Anda baca pada artikel berikut ini: Konstipasi. Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william