Tanya Dokter

  • Pengobatan miom dengan operasi

  •  Ida
    Anggota

    Malam Dok... nama saya Ida, 28 thn dan blm menikah. Saya divonis ada miom di bln maret krn haid tidak kunjung berhenti dan ngegumpal. Saya sudah cek ke 4 dokter masing2 dokter info miom dgn ukuran yg berbeda2. Dokter pertama info 8 cm ( usg perut ) Dokter kedua info ada banyak miom ( usg perut ) Dokter ketiga info 12cm ( usg perut ) Dokter keempat info 6 cm ( usg melalui dubur dan br kmrn saya cek ). Mereka minta segera untuk dioperasi caesar. Saya heran knp dgn kemajuan teknologi ini mereka menyarankan caesar, bkn laparaskopi. Apakah ada perbedaannya? Dan sebaiknya dioperasi yg mana yg lbh baik? Mohon infonya ya...

    Tks dok...

    Halo, Mioma uteri, adalah suatu tumor jinak yang berasal dari pertumbuhan abnormal dari otot polos dan jaringan ikat pada uterus atau rahim. Penyebab pasti mioma uteri belum diketahui, namun bukti yang ada mengarah kepada dugaan bahwa hormon estrogen dan progesteron meningkatkan pertumbuhan tumor. Hal ini diperkuat dengan kejadian tumor yang jarang terjadi sebelum menarche, dan menurun setelah usia menopause. Pengobatan mioma Penanganan mioma modern saat ini, terdiri dari terapi non bedah dan bedah. Terapi non bedah, digunakan pengobatan sebagai berikut:

    • Pengobatan dengan hormon progesteron
    • Pengobatan dengan agonis hormon Gonadotropin
    Terapi bedah pada miom adalah sebagai berikut:
    • Hysteroscopic myomectomy
    • Abdominal myomectomy
    • Laparoscopic myomectomy
    Kelebihan abdominal myomectomy, yaitu bedah terbuka untuk mengangkat miom, adalah dapat dilakukan bahkan pada pasien dengan ukuran miom yang besar. Pada laparoscopic myomectomy, kemungkinan penggunaan metode tersebut terbatas pada jumlah dan ukuran miom. Kelebihan laparoscopic myomectomy, adalah waktu operasi lebih lama, namun nyeri lebih minimal, komplikasi lebih sedikit, dan proses penyembuhan pasca operasi lebih singkat dibandingkan dengan abdominal myomectomy. Walaupun demikian, untuk keputusan operasi dan metode seperti apa yang akan ditempuh, merupakan suatu kesepakatan bersama antara pasien dengan dokter. Dokter yang memeriksa dan merawat, merupakan orang yang paling tepat untuk berdiskusi dalam hal pengambilan keputusan tersebut. Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga membantu. dr. Agatha