Tanya Dokter

  • Bahaya dari oral sex

  • Halo dok, saya mau tanya nih apakah oral sex berbahaya bagi kesehatan? Lalu sperma yg keluar dari pasangan saya itu saya telan boleh gak ya? Trims atas jawabannya. :)

    Seks oral merupakan kegiatan yang melibatkan mulut dengan daerah genital. Menjilat atau mengulum alat kelamin seperti penis atau vagina merupakan aktivitas seks yang dilakukan dengan pasangan. Tidak hanya itu, seks oral pada anus dilakukan pula beberapa pasangan. 

    Sebenarnya dari segi kemananan sangat tergantung pada individu, karena seks yang melibatkan alat kelamin dengan alat kelamin bisa lebih berbahaya apabila terdapat perilaku seks yang tidak aman misalnya, sering berganti pasangan seks dan tidak menggunakan pengaman (kondom) atau adanya riwayat infeksi menular seksual sebelumnya.

    Saat melakukan seks oral, Anda berpotensi terkena human papillomavirus (HPV) jika dilakukan dengan orang yang terinfeksi HPV. Pada umumnya, orang yang memberi seks oral lebih berisiko terkena HPV karena ia berhadapan langsung dengan cairan genital.  HPV yang diperoleh saat melakukan seks oral merupakan faktor utama yang bisa menyebabkan kanker tenggorokan dan mulut.

    Selain, HPV terdapat pula resiko penyakit lain seperti :

    • HIV.
    • Sifilis. 
    • Gonore.
    • Klamidia.
    • Herpes.
    • Hepatitis.

    Untuk melakukan seks oral yang aman, ada beberapa hal yang dapat dilakukan :

    • Menggunakan alat pelindung seperti kondom. Untuk wanita, bisa memakai dental dam, lembaran lateks yang kerap dipakai oleh dokter gigi. Alat ini bisa didapatkan di apotek.
    • Sebelum melakukan seks oral, hindari menggosok gigi karena bisa menyebabkan gusi berdarah dan goresan kecil pada mulut. Penyakit lebih mudah menular dengan adanya luka dalam mulut. Maka pastikan kondisi mulut dalam keadaan sehat, seperti tidak ada sariawan atau luka.
    • Sebisa mungkin hindari melakukan ejakulasi di dalam mulut wanita.
    • Hindari melakukan seks oral dengan orang yang riwayat seksualnya tidak Anda ketahui.

    Sekian, semoga bermanfaat

     

    dr.Siti Rahmayanti