Tanya Dokter

  • Apakah bisa hamil setelah pakai KB IUD

  • Dok saya ini melahirkan tgl 01 Agustus 2017... Setelah melahitkan saya langsung pasang IUD... usia anak saya 03 bulan lebih saat ini dan Asi esklusif...terakhir saya berhubungan sex sama suami tgl 26 Oktober 2017 Namun saya belum pernah haid... saya tanya bidan yg pasang KB itu biasa Dan saya lega... Namun dok akhir2 ni saya sering mengalami mual trus pernah seminggu ke belakang saya cek benang namun pas saya cek saya meraba adanya jarum tembaga IUD saya di mulut rahim Saya langsung curiga takut gagal IUD saya Test peck dan hasilnya negatif itu entah karna akibat saya angkat berat (saya saat ini sedang mengurus ibu saya yg sedang struk slalu angkat badannya buat baik kursi dan itu lumayan berat).. Dan esok harinya saya langsung kontrol IUD menanyakan alat IUD saya yg keraba itu namun katanya gga pa2 normal dan saya pun masih lega... Nah kan test pack saya yg seminggu kmaren saya masih simpan dan iseng saya liat test peck.nya kokk malah ada setrip lagi namun samar bgtt bahkan hampur tak terlihat... Itu tanda hamil apa bukan ya dok soalnya saya takut karna gagal IUD... Kalaupun hamil saya kasian anak saya masih 3 bulan...

    Terima kasih telah bertanya di Alodokter.com

    Pemasangan IUD yang tidak baik memang dapat mengakibatkan kemungkinan adanya kehamilan kembali, asalkan siklus menstruasi Anda setelah melahirkan telah kembali normal. Hasil tespack yang samar tsb dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti :

    • Anda memang tidak hamil
    • Alat testpack rusak
    • Cara pemakaian testpack yang tidak benar
    • Hormon kehamilan belum cukup tinggi untuk menimbulkan hasil tes yang jelas
    • Hormon kehamilan sebelumnya yang masih tersisa sehingga menimbulkan hasil tes yang positif palsu

    Untuk mengatasinya, Anda dapat melakukan tespack ulang 1 minggu setelahnya, gunakan alat yang memiliki sensitivitas tinggi, dan pastikan Anda menggunakan alat dengan benar. Kemudian Anda dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan kembali untuk diagnosis pasti dengan melakukan pemeriksaan penunjang yaitu USG.

    Semoga bermanfaat, dr.Previyanti