Tanya Dokter

  • Sulit untuk berteman dan mengutarakan pendapat

  • Hallo, dok! Saya ingin bertanya. Saya punya masalah dalam membangun hubungan dengan orang lain (contoh : berteman). Terkadang saya suka berpikir bahwa teman saya tidak menyukai saya, membicarakan saya dari belakang. Terkadang saat saya mengeluarkan statement, saya selalu berpikir bahwa teman teman saya merendahkan apa yang saya bicarakan atau berpikir bahwa apa yang saya katakan itu tidak seharusnya keluar/salah. Oleh karena itu, saya terkadang menjauhi teman saya. Saya terkadang suka takut untuk berteman dengan orang lain, yang saya pikirkan adalah orang lain tidak suka menjadi teman saya. Alhasil saya jadi suka menyendiri. Yang ingin saya tanyakan adalah apakah itu termasuk gejala skizofrenia paranoid? Lalu kalau iya, apa yang harus saya lakukan? Terkadang saya sulit untuk berpikir positif kalau sudah seperti itu.

    Hai Kathrin,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Prasangka seakan-akan orang lain bertindak buruk pada diri merupakan salah satu bentuk delusi (waham). Kondisi ini bisa membuat seseorang menjadi sering merasa cemas, suka menyendiri, merasa cemburu yang tidak realisistis, emosi berubah-ubah, mengalami gangguan tidur, dan sebagainya. Apabila berlanjut, penderita bisa semakin larut dalam pikiran-pikiran negatif, termasuk memikirkan bagaimana cara untuk melindungi diri dari orang-orang atau benda yang ia rasa sedang berkonspirasi melawan dirinya. Pada akhirnya, hal ini bisa menyebabkan penderita melakukan tindakan agresif, yang bisa membahayakan dirinya ataupun orang lain di sekitarnya.

    Apabila menetap kuat dalam waktu yang lama, hingga menyebabkan perubahan perilaku  Anda dalam menyikapi kehidupan sehari-hari, delusi seperti ini memang bisa merupakan salah satu gejala skizofrenia paranoid. Namun, di samping itu, delusi ini bisa juga disebabkan oleh kondisi lain, misalnya:

    • Psikosis terkait intoksikasi alkohol
    • Gangguan bipolar
    • Psikosis terkait penyalahgunaan obat terlarang
    • Gangguan skizoafektif
    • Gangguan delusi, dan sebagainya

    Kami sarankan, Anda berkonsultasi langsung dengan psikiater (dokter spesialis kejiwaan) guna dilakukan prosedur diagnostik lebih lanjut. Dokter umumnya akan melakukan wawancara psikiatrik secara mendalam, lalu kemudian melakukan beberapa pemeriksaan penunjang, seperti MMPI, rekam otak, laboratorium, dan sebagainya jika diperlukan.

    Sebagai langkah awal, sebaiknya Anda buang jauh-jauh segala bentuk pikiran yang negatif tentang orang lain dan lingkungan di sekitar Anda. Semua orang memiliki problematika kehidupannya masing-masing, jadi mereka tidak selalu berfokus pada diri Anda. Yakinlah, bahwa semua yang ada di sekitar Anda telah disediakan Tuhan untuk membentuk kualitas diri Anda yang lebih baik, bukan justru sebaliknya. Sibukkan diri Anda dengan kegiatan yang bermanfaat, misalnya dengan belajar, beribadah, berolahraga, bersosialisasi dengan lingkungan, melakukan hobi, dan sebagainya. Jauhi narkoba, alkohol, dan zat adiktif lainnya.

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah