Tanya Dokter

  • Keluar bercak coklat pasca keguguran

  •  Nina88
    Anggota
    Dok pada tanggal 13bulan lalu saya mengalami keguguran. Dan pada tanggal 8 kmrin saya periksa ke dokter katanya rahim saya sudah bersih tapi dokter, saya mendapat obat bledstop dan antibiotik kemarin saya mengeluarkan bercak coklat seperti mau haid . Obat blm saya mnm. Apakah tidak masalah meminum bledstop dan antibiotik saat mau haid?

    Halo Nina, 

     

    Terima kasih sudah bertanya ke Alodokter.

    Keguguran adalah kondisi dimana keluarnya janin secara spontan dari dalam rahim ibu sebelum usia kandungan 20 minggu yang disebabkan ileh berbagai faktor baik dari sang bayi atau sang ibu. Setelah megalami keguguran maka semua wanita perlu melakukan pemeriksaan untuk memastikan adanya sisa janin yang terdapat dalam rahim atau tidak. Sisa janin yang menempel pada rahim masih menyebabkan masih adanya pasokan darah, dan jika sisa janin  ini masih menempel maka akan terus ada perdarahan dari rahim yang keluar melalui vagina.

    Sehingga penanganan paska keguguran pada umumnya membutuhkan tindakan kuretase. Tidak semua keguguran memerlukan tindakn ini, terkadang dokter juga memberikan obat-obatan tertentu dan khusus untuk membersihkan sisa-sisa janin untuk rahim kembali pulih. Selain itu, pemberian obat-obatan tertentu seperti anti nyeri dan antibiotik juga dibutuhkan sebagai pencegahan atau pengobatan jika terdapat tanda-tanda infeksi karena terjadi luka pada bagian rahin dan organ reproduksi lainnya. Sebaiknya obat-obatan ini segera diminum dan khusus untuk antibiotik diminum dan dihabiskan untukmencegah terjadinya resistensi atau kekebalan kuman terhadap antibitiotik. 

    Keguguran bukan berarti Anda tidak dapat mengalami hamil berikutnya. Namun, tentu pengalaman keguguran bukan dapat menjadi trauma tertentu untuk para sang ibu. Beberapa hal yang perlu Anda cegah dan terus menjaga kesehatan Anda serta kontrol dan konsultasi yang rutin ke dokter dapat mencegah keguguran dan menyiapkan diri pad akehamilan berikutnya. 

     

     

    Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat. 

    Salam, dr. Tiwi