Tanya Dokter

  • Air kencing berbau anyir

  • Slmt mlm dok .. Sy mau tanya, apakah penyebab air kencing berbau anyir (amis) pasca meLahirkan sampai 3bln sesudahnya msih jg berbau pdhL dlu wktu mlahirkn ank pertama semua kondisi sy baik2 sj .. Apkah pembersihan rahim (kiret) jg mnjdi slh satu penyebabnya?? Soalnya wktu melahirkn ank yg pertama trjadi pndarahan dan dlkukn kiret tp pd wktu mlhirkn ank k_2 ini tdk trjadi pndarahan jdi tdk ada tindakan kiret .. Tlg pnjelasannya ya dok .. Yrm ksih ..

    Hai Ibu Sylvia, Ada banyak hal yang dapat menyebabkan air kencing berbau. Mulai dari hal yang ringan sampai penyakit penyakit berat. Berikut beberapa kemungkinan yang sering terjadi:

    1. Dehidrasi, kekurangan cairan, dapat membuat urine anda berbau cukup tajam
    2. makanan dan minuman , seperti petai, jengkol, makanan yang mengandung tinggi protein, kopi, dll.
    3. Obat obatan, vitamin
    4. Infeksi di saluran kemih, rongga panggul atau organ intim anda
    5. Penyakit kencing manis, lever
    Kuretase hanya dilakukan jika ada indikasi tertentu. Jika tidak dilakukan,  mungkin ibu memang tidak sedang memerlukannya. Tidak semua wanita melahirkan harus dikuretase, apalagi ibu sepertinya melahirkan normal, tanpa komplikasi perdarahan saat anak ke2. Jadi, bau pada urinnya,  kemungkinan besar bukan dikarenakan ibu tidak menjalani kuretase. akan lebih baik jika ibu berkonsultasi dengan dokter kandungan ibu sebelumnya, untuk lebih mengenal penyebab bau pada urin yang ibu rasakan saat ini. Biasanya akan ada pemeriksaan pemeriksaan seperti, pemeriksaan fisik, test darah, test urine, sampai USG, tergantung yang dibutuhkan. beberapa saran dari kami:
    • Perbanyak minum air putih. Ibu baru melahirkan, dan kehilangan banyak cairan baik saat partus, maupun selama menyusui. Butuh cairan yang banyak
    • perhatikan makanan dan minumannya. Lebih baik makan makanan yang sehat dan cukup gizi. Perbanyak sayur dan buah.
    • obat obatan umumnya tidak banyak dibutuhkan 3 bulan setelah partus. Tetapi jika ada obat yang harus diminum rutin, konsultasikanlah kembali ke dokter kandungan ibu, mungkin itu dapat menjadi penyebabnya
    • jaga kebersihan organ intim. Jika ada keputihan berkonsultasilah dengan dokter
    demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.