Tanya Dokter

  • Benjolan pada kepala

  • selamat malam dok. nama saya nanda, usia saya 24th 5bln. bulan agustus, saya kecelakaan, sehingga harus operasi pada bagian kepala karna ada cairan masuk ke kepala. setelah sadar dr operasi, saya mampu mengingat dan tidak ada gejala aneh lainnya. saya sempat pingsan saat kecelakaan dan muntah, tetapi setelah operasi saya tidak muntah lagi. yg ingin saya tanyakan, saya sering merasakan sakit jika saya mengunyah makanan (karna mungkin otot bergerak) namun, skrg beberapa hari yg lalu, terdapat benjolan dikepala dan sering nyeri. kemarin lusa, benjolan tersebut masih kecil dan tidak merah. namun, malam ini terasa agak lebih besar dan memerah. apa yg harus sy lakukan? apakah sy harus rontgen kepala utk memastikan tidak ad cairan dikepala? atau hal tersebut wajar? jika iya, ada kah obat untuk menghilangkan rasa nyeri? terima kasih.

    Halo, Nanda. Benjolan pada kepala dapat disebabkan oleh berbagai hal. Mungkin bisa dispesifikkan lagi diman lokasi spesisfik teraba benjolan tersebut.  Sulit untuk menilai benjolan bila tidak dilakukan pemeriksaan secara langsung dan mengetahui lokasi spesifik benjolan. Namun ada beberapa penyebab benjolan daerah kepala, antara lain :

    • Proses infeksi. Jika itu disertai dengan gejala lain seperti demam, biasanya benjolan akan hilang dalam 3-5 hari karena mungkin saja itu merupakan pembesaran kelenjar getah bening yang akan kempes ketika infeksi sembuh.Pembesaran getah bening biasanya menimbulkan benjolan di kepala bagian belakang dan sekitar telinga, sesuai dengan daerah wajah mana yang mengalami infeksi. Selain infeksi pembesaran kelenjar getah bening juga bisa disebabkan oleh keganasan atau tumor.
    • Cedera kepala seperti adanya memar. Ditandai dengan bengkak dan nyeri yang didahului oleh adanya benturan ataupun hallainnya.
    • Kalsifikasi Kalsifikasi adalah akumulasi kalsium dalam jaringan tubuh bertahap yang berupa benjolan keras seperti tulang. Beberapa kalsium dapat mengumpul dalam jaringan tubuh sehingga terjadi pengerasan jaringan lalu tumbuh semacam benjolan dalam hal ini di kepala
    • Kista daerah kepala. Kista adalah kantung tertutup yang berada di bawah kulit. Kista yang dapat ditemukan di kulit kepala antara lain kista dermoid dan kista sebasea.
    • Lipoma. Tampak seperti benjolan yang lembut, menyerupai tekstur karet. Lipoma adalah tumor yang terdiri atas dari kumpulan sel-sel lemak. Terdapat kemungkinan terasa sakit jika lipoma menekan saraf. Tumor jenis ini dapat tumbuh di bagian tubuh manapun, secara tunggal ataupun terdiri dari beberapa benjolan, biasanya berukuran tidak lebih dari 5 cm.
    • Folikulitis. Peradangan pada folikel atau akar rambut yang dapat menyebabkan timbulnya benjolan-benjolan kecil di kulit kepala. Selain itu, dapat juga terjadi di sekitar wajah.
    • Tumor tulang kepala

    Memang untuk Rontgen kepala berfungsi untuk melihat adanya retakan pada tulang kepala dan tulang tengkorak. Dan biasanya untuk memastikan cairan dalam kepala bisa dilakukan CT Scan. Namun prosedur ini dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter mengenai benjolan yang terjadi. Dokter akan melakukan pemeriksaan secara langsung mengenai bentuk benjolan, kapan mulai tumbuh, dan bagaimana konsistensinya. Nantinya setelah dialkukan pemeriksaan dokter akan memutuskan penatalaksanaan yang tepat. Apabila benjolan hanya karena proses infeksi, maka cukup dengan pemberian antibiotik. Sebaiknya minimalisir perabaan padaderah benjolan karena akan menambah infeksi pada daerah tersebut. Apabila terasa sangat nyeri anda dapat minum obat penghilang nyeri seperti paracetamol semenatra sebelum dibawa ke dokter

    Semoga Bermanfaat

    dr. Eni Yulvia S