Tanya Dokter

  • Penangnan Patah Tulang Paha

  •  Rhenaldi
    Anggota
    dok,saya ingin bertanya. saya mengalami patah tulang didaerah paha kanan sekitar 1 tahun yang lalu, dan kaki saya yang patah mengalami sedikit bengkok karena tidak dioperasi dan skrng sudah sembuh. apakah dalam waktu 1 tahun saya sudah boleh bermain futsal/sepakbola? karena saya takut mengalami patah kaki untuk yang ke dua kalinya. terima kasih dok.

    Hai Rhenaldi,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Perlu diperjelas sebelumnya, apa yang Anda maksud dengan sembuh? Apakah dokter sudah melakukan penanganan dan menyatakan Anda sembuh? Apa saja penanganan yang sudah pernah Anda jalani di dokter?

    Tulang paha merupakan tulang yang memiliki mobilitas tinggi dan dilingkupi oleh banyak serabut syaraf serta pembuluh darah. Karenanya, patah pada tulang paha memerlukan penanganan serius agar fungsinya tidak terganggu di kemudian hari. Kaki yang tampak membengkok umumnya menandakan bahwa segmen yang patah memiliki angulasi yang cukup besar. Pada kasus ini, dokter perlu melakukan reduksi dan fiksasi melalui prosedur operasi. Apakah Anda sudah pernah menjalani operasi tersebut? 

    Jika belum, maka belum bisa dipastikan bahwa patah tulang Anda sudah sembuh. Beberapa kemungkinan yang bisa terjadi apabila patah tulang paha tidak dioperasi adalah:

    • Non union (tulang gagal menyatu kembali)
    • Mal union (tulang menyatu kembali namun secara abnormal, tidak dalam posisi yang semestinya)
    • Osteomyelitis (infeksi tulang)
    • Selulitis (infeksi jaringan lunak sekitar tulang), dan sebagainya

    Aktifitas apa saja yang bisa Anda lakukan saat ini, apakah Anda sudah bisa bermain futsal atau sepak bola saat ini, jawabnya hanya bisa dipastikan oleh pemeriksaan dokter. Karenanya, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis bedah tulang (orthopaedi) untuk pemeriksaan radiologis lebih lanjut, misalnya rontgen. Dengan demikian, dokter dapat mengamati proses penyembuhan yang sudah terjadi dan menentukan apakah aman bagi Anda untuk mulai beraktifitas atau belum.

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah