Tanya Dokter

  • Tidak menstruasi dan divonis mengidap PCOS

  •  Amalia marini
    Anggota

    Dok saya mau tnya,. Saya sudah 8bulan tidak mengalami menstruasi dan saya akhirnya konsultasi kedokter bagian kandungan saya di vonis PCOS dan diberi obat metformin diminum 2 x 500 dan cycloproginova.. Sudah minum selama seminggu tapi kok saya belum menstruasi jga yah donk? Itu knpa ya dok? Oia umur saya 24tahun saya sudah nikah 1tahun 3bulan saya ingin sekali segera hamil dok, apa obat yg diberikan saya sudah tepat dok? Mohon jawabannya terimakasih

    Amalia marini  Amalia marini
    Anggota

    Mohon bantuannya ya dokter,. Saya ucapkan banyak2 terima kasih

    Hai, PCOS (Polycystic Ovarian Syndrome) atau Sindrom Ovarium Polikistik merupakan sekumpulan gejala yang biasanya ditandai dengan indung telur (ovarium) berkantung-kantung (polikistik). Normalnya, salah satu kantung (folikel) ini akan membesar dan melepaskan satu sel telur ke dalam rahim setiap bulannya. Pada PCOS, yang membesar tidak hanya satu, tapi keseluruhan kantung ini membesar sehingga terjadilah ketidakseimbangan hormonal yang menyebabkan gangguan menstruasi dan kesuburan. Terkadang bisa terdapat hirsutisme (rambut-rambut yang tumbuh berlebihan pada wajah dan tubuh), obesitas (kegemukan) dan jerawat. Untuk mendiagnosa penyakit ini, biasanya diperlukan pemeriksaan USG yang membuktikan adanya ovarium dengan kantung-kantung polikistiknya disertai gejala-gejala khas yang dikeluhkan pasien. Terkadang dilakukan juga pemeriksaan darah untuk mengecek kadar hormon-hormon tertentu untuk mencari tanda-tanda PCOS. Pengobatan PCOS mencakup penurunan berat badan, pemberian hormon estrogen dan progesteron (biasanya dalam bentuk pil KB - dalam hal ini Dokter memberikan Cycloproginova yang mengandung estrogen), metformin (salah satu obat diabetes tipe 2) dan klomifen (obat untuk membantu ovulasi). Apabila obat-obatan tersebut tidak membuahkan hasil, Anda mungkin memerlukan suntikan obat-obatan hormon untuk membantu proses ovulasi (pelepasan sel telur). Anda juga mungkin mendapatkan spironolakton (obat pemicu BAK) untuk mengurangi gejala hirsutisme. Obat ini bisa berpotensi mengganggu kehamilan sehingga biasanya tidak diberikan pada mereka yang berencana hamil. Kesimpulannya, obat yang diberikan sudah tepat; namun apabila Anda merasa belum ada perkembangan, ada baiknya Anda kontrol kembali ke Dokter yang bersangkutan untuk memperoleh pengobatan lebih lanjut. Pengobatan yang belum membuahkan hasil secara umum menandakan:

    • Belum selesainya masa pengobatan
    • Dosis kurang
    • Adanya diagnosis lain yang belum diketahui
    • Diagnosis tepat, namun obat yang diberikan kurang sesuai
    Artikel ini mungkin membantu: Tips Jitu Cepat Hamil Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma