Tanya Dokter

  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

  •  wul0303
    Anggota

    Dear dok...

    Saya 31th mengalami pembengkakan kelenjar getah Bening di sekitar kepala kanan bagian bawah (1) , leher (>3) dan ketiak kiri (1). Perlu saya ceritakan riwayat penyakit saya dimana tahun 2005 saya terinfeksi hiv. Tahun 2010 saya dinyatakan terkena artritis remathoid. Dan Tahun 2010 saya pernah melakukan operasi kelenjar di leher dan ketiak. Beberapa waktu ini saya sering mengalami demam tapi tanpa diobati akan hilang keesokan harinya. Saya juga sudah 2 minggu ini mengalami flu yang tidak kunjung pulih padahal sudah minum obat flu.

    Dengan sedikit riwayat2 yang saya alami, saya sudah bosan keluar masuk rumah sakit. Apakah ada cara lain untuk mengobati pembengkakan kelenjar getah Bening tersebut, dok..?

    Hai, HIV merupakan virus yang menyebabkan pelemahan imunitas tubuh. Biasanya pada penyakit HIV sebesar 50 persen ditandai dengan adanya pembengkakan kelenjar atau yang disebut sebagai limfadenopati yang biasanya bertahan lama, dengan kriteria :

    1. Sedikitnya 2 kelenjar simetris dengan diameter lebih dari 1 cm,
    2. Lama pembengkakan lebih dari 1 bulan,
    3. Kebanyakan pembengkakan di daerah leher (baik bagian depan maupun belakang), pada ketiak dan bagian bawah rahang,
    4. Biasanya berkembang secara perlahan dan menghilang pada saat jumlah CD4 menjelang 200.
    Bila tidak dirasakan keluhan terasa sakit, tidak terjadi penambahan jumlah pembesaran kelenjar, perluasan tempat dan ukurannya tidak berubah maka limfadenopati tidak memerlukan pengobatan lebih lanjut. Tetapi apabila kelenjar membesar, terasa sakit, berisi cairan dan berwarna merah sebaiknya konsultasikan dengan dokter yang merawat. Bila diperlukan dapat dilakukan pengambilan cairan pada benjolan dengan cara aspirasi untuk mengetahui kemungkinan yang lain seperti :
    • Limfoma,
    • Limfadenopati yang disebabkan karena sarkoma,
    • Penyakit TB,
    • Penyebab lainnya.
    Penderita HIV positif memerlukan kontrol yang rutin, selain pemeriksaan fisik pemeriksaan laboratorium sering kali diperlukan. Rutin melakukan kontrol sesuai dengan anjuran dokter akan membantu mengurangi keluhan dan memperlambat perjalanan penyakit. Berikut saya sertakan artikel tentang HIV (AIDS), benjolan pada leher dan benjolan pada ketiak Semoga bermanfaat, dr. Aditya Pratama.