Tanya Dokter

  • Pengobatan pembesaran prostat yang efektif

  •  Joyvid
    Anggota
    Hallo dokter, saya mau tanya.. Ayah saya umur 54 tahun menderita sakit pembesaran prostat.. Stelah d usg menurut rekomendasi dokter harus d operasi krn terdapat batu dgn ukuran 1.8 cm.. Ayah saya takut operasi.. Ada keluarga yg menyarankan mnggunakan obat harnal.. Prtanyaan saya harnal d sama harnal ocus lbih baik yg mana?? Trus apa perbedaan kedua obat ini.. Tolong saran nya yg dokter.. Trima kasih. God bless u.

    Halo Joyvid,

    Terima kasih atas pertanyaannya. Benign prostate hyperplasia (BPH) adalah pembesaran pada prostat yang bersifat jinak yang biasanya diderita oleh pria berusia 50 tahun ke atas. Penderita akan mengalami beberapa gejala yang berkaitan dengan penekanan kandung kemih dan uretra (saluran tempat keluarnya urin dan sperma). Beberapa gejalanya misalnya selalu ingin berkemih, nyeri saat BAK, sulit menahan urin atau sulit BAK, perlu mengejan waktu BAK, aliran urin yang tidak lancar, urin disertai darah, atau merasa tidak tuntas setelah BAK. Salah satu komplikasi dari BPH adalah terbentuknya batu ginjal yang disebabkan oleh ketidakmampuan mengosongkan kandung kemih sehingga zat sisa metabolisme terkumpul dalam saluran kemih dan menyebabkan terbentuknya batu. 

    Harnal merupakan merk dagang yang mengandung tamsulosin yang dapat digunakan untuk merelaksasi otot kandung kemih dan prostat sehingga mengurangi tekanan pada saluran kemih agar penderitanya dapat berkemih. Selain itu, obat ini juga dapat membantu merelaksasi saluran kemih dan membantu pengeluaran batu ginjal. Penanganan batu ginjal tergantung pada ukuran batu. Batu ginjal yang berukuran di bawah 5 mm masih dapat ditangani dengan konservatif karena batu ini masih dapat keluar dengan sendirinya (dengan konsumsi banyak air putih dan bantuan obat misalnya harnal). Namun, batu ginjal yang berukuran di atas 10 mm (1 cm) sulit untuk keluar sendiri dari saluran kemih walaupun dengan bantuan obat. Untuk batu yang berukuran di atas 10 mm, penanganan yang dianjukan biasanya berupa prosedur penghancuran baru dengan gelombang ultrasound. Dengan memecahkan batu menjadi lebih kecil, serpihan batu akan dapat keluar sendiri dari saluran kemih.

    Operasi BPH memang merupakan penanganan yang dianjurkan pada kondii BPH yang disertai dengan komplikasi batu ginjal. Operasi ini bertujuan agar tidak terjadi sumbatan saliran kemih oleh pembesaran prostat terus menerus. Karena selama masih ada sumbatan saluran kemih oleh BPH, maka resiko untuk terbentuknya bat ginjal akan selalu ada. Silakan Anda diskusikan kembali dengan dokter yang merawat ayah Anda. Hindari melakukan penanganan tanpa anjuran dokter agar ayah Anda mendapatkan penanganan yang tepat. Jika Anda ragu, Anda boleh berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi lainnya untuk meminta opini ke dua.

    Semoga membantu.

    Dr. Aloisia