Tanya Dokter

  • Cara mengatasi seseorang yang senang mencari perhatian

  •  rorrauroraa_
    Anggota
    Selamat siang dok, saya memiliki kaka yg sangat aneh, pada saat kaka saya kelas 5 gurunya sudah menyuruh ortu saya untuk memerikaa kejiwaan kaka saya karna kaka saya tau mana yang bener dan yg salah tapi kaka saya slalu melakukan kesalahan yang sama dan pas saya tanya secara pribadi kaka saya hanya ingin dapet perhatian dan ingin terus diperhatikan dengan melakukan kesalahan yg sama terus, cara menanganinya yg baik gimana yah dok

    Halo Rorra, 

     

    Terima kasih sudah bertanya ke Alodokter.

    Seseorang yang senang mencari perhatian di orang sekitarnya apalagi anak ke orang tua mungkin dapat dikatakan hal yang wajar. Namun, jika kondisi tersebut sudah mengganggu kenyaman orang lain bahkan dirinya sendiri maka kondisi ini dapat digolongkan dalam suatu gangguan perilaku tertentu. Jika seseorang tersebut melakukan berbagai cara untuk membuat dirinya menjadi pusat perhatian maka dapat dikatakan sudah mengalami gangguan perilaku dan dikenal sebagai di dalam dunia medis sebagai histrionik. Perilaku dari penderita histrionik ini menyebabkan seseorang tersebut sulit untuk memahami dirinya sendiri sehingga butuh pengakuan atau pujian dari orang lain sebagai tolak ukur penilaian terhadap dirinya sendiri. Para ahli psikologis menyebutkan kondisi ini bukan kondisi yang berbahaya selama tidak merugikan kondisi orang lain. Namun, dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan penderitanya mengalami depresi atau delusi (waham) untuk dirinya sendiri. 

    Selan itu, perlu dipikirkan adanya kondisi ODD (Oppostional Defiant Disorder), dimana anak akan uring-uringan, marah-marah, menunjukkan sikap sulit di atur sikap membangkang, dan memancing emosi orang lain. Kedua kondisi di atas dapat menjadi penyebab keluhan saudara Anda saat ini.

    Gangguan komunikasi di dalam keluarga dapat menjadi pemicu. Jika kondisi saudara Anda tidak membaik atau bahkan memburuk sebaiknya dilakukan konsultasi dan pemeriksaan langsung ke dokter. Ada tidaknya tindakan yang perlu dilakukan sangat menetukan kondisi saudara Anda ke depannya untuk mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut. 

     

    Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat. 

    Salam, dr. Tiwi