Tanya Dokter

  • pencegahan scoliosis

  • Dok ini saya jasmine sebenarnya saya masih pelajar dan saya dideteksi dokter memiliki scoliosis yang sudut sdh mencapai 65 drjt. Sblmnya saya pernah melakukan terapi menggunakan sinar inframerah dan senam scoli lalu menurut saya itu tdk bgtu berjalan sempurna. Lalu ini saya terapi berenang khusus gaya punggung dan bebas dan kupu" .hasilnya sdh lumayan membaik. Lalu saya bingung bagaimana caranya benjolan dipunggung saya ktika saya membungkuk itu sembuh ya dok?? Dan bagaimana saya bisa membiasakan jalan saya spt anak normal lainnya,ya karena sepatu skolah saya bahkan sampai ikut miring dok. Trimakasih

    Halo, Skoliosis adalah kelainan pada badan dan tulang belakang yang membentuk badan menyerupai huruf “S”. Skoliosis dapat menjadi gejala dan juga penyebab dari berbagai penyakit seperti penyakit otot dan saraf, bawaan sejak lahir, akibat tumor, degeneratif (suatu proses yang menyertai penuaan) dan idiopatik (penyebabnya tidak diketahui secara jelas). Skoliosis idiopatik ini merupakan penyebab skoliosis yang paling banyak, sekitar 80 hingga 90%. Lebih lanjut mengenai skoliosis. Skoliosis idiopatik tidak dapat dicegah. Risiko skoliosis kongenital dapat dikurangi dengan perawatan bayi baru lahir yang baik. Risiko skoliosis akibat degeneratif (penuaan) dapat diminimalisir dengan menurunkan risiko osteoporosis, seperti: - Meningkatkan asupan kalsium - Menghindari rokok - Menghindari konsumsi alkohol - Berolahraga - Mengkonsumsi kontrasepsi dengan kandungan hormon estrogen - Menghindari jatuh dan cedera Tujuan utama dalam penanganan skoliosis adalah mencegah perubahan atau peningkatan derajat kelengkungan. Secara umum penanganan skoliosis dibagi menjadi penanganan bedah (operasi) dan non-bedah. Penanganan non-bedah pada skoliosis terdiri dari observasi dan penggunaan penyangga. Penatalaksanaan lain seperti stimulasi listrik pada otot, terapi fisik, manipulasi pada tulang belakang, dan terapi nutrisi, dari hasil penelitian yang ada, belum terbukti efektif untuk mengatasi kelainan tulang belakang akibat skoliosis idiopatik. Observasi dilakukan dengan pengamatan dan pemeriksaan radiologi (foto rontgen) berkala untuk memeriksa ada atau tidaknya perubahan kelengkungan. Penyangga yang berbentuk korset efektif digunakan pada pasien dengan kelengkungan sekitar 20-39 derajat. Pada orang dewasa muda dengan kelengkungan lebih dari 25 derajat, disarankan untuk langsung menggunakan korset tanpa observasi. Korset ini dapat mencegah bertambahnya kelengkungan tulang belakang. Jika kelengkungan sudah mencapai 50 derajat atau lebih, gagal dengan terapi non-bedah, atau  jika ada kesulitan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, kemungkinan besar dokter spesialis ortopedi akan menyarankan Anda untuk melakukan operasi. Untuk mengetahui perubahan kelengkungan dan menentukan penanganan sesuai dengan kondisi, sebaiknya Anda perlu memeriksakan diri ke dokter spesialis ortopedi. Semoga membantu, dr. Agatha