Tanya Dokter

  • Pengobatan scoliosis tanpa operasi

  • Assalamu'alaikum ,, pak doc. Saya berumur 20 tahun. Skoliosis saya baru diketahui skitar setahun yg lalu (19 th) waktu itu bahu nampak meninggi sebelah ,ternyata setelah di ronsen lengkungannya sudah terlalu bengkok. Dan untuk sekarang beragam nyeri sudah mulai muncul, ketika lama duduk nyeri dipinggang sudah terasa kemudian di bagian tulang belakang kalo diluruskan itu gak bisa lama adanya menjadi susah bernafas, kalo berbaring juga gak tahan lama, bisa jadi gelisah susah tidur, itulah yg menyebabkan keseharian saya lelah tidak bersemangat, ditambah sering menimbulkan rasa kesal hati. , saya mohon sarannya dari docter dan jika ada pengobatan selain operasi??? Terimakasih sebelumnya doc. Wassalam.

    Halo,   Penanganan skoliosis akan ditentukan dari keparahan derajat kemiringan yang terjadi, yaitu :

    • Derajat kemiringan > 20 derajat < 50 derajat = penggunaan back support/ penyangga (korset) ditambah obat untuk mengurangi nyeri dan fisioterapi serta olahraga dianggap bisa membantu meredakan keluhan dan mencegah kemiringan bertambah parah.
    • Derajat kemiringan > 50 derajat = metode operasi akan diperlukan untuk memperbaiki posisi tulang belakang yang membengkok dengan cara memasang plat baja untuk menyangga tulang belakang agar mencegahnya bertambah miring.
    Skoliosis bisa menimbulkan banyak gejala seperti yang Anda keluhkan, namun penanganan yang tersedia bisa membantu mencegah perburukan dan memperbaiki serta sedikit meredakan gejala / keluhan Anda. Beberapa keluhan yang biasa dialami pasien skoliosis adalah :
    1. Susah bernafas/ gangguan pernafasan
    2. Bahu dan pinggul yang tidak sama tinggi
    3. Berjalan sering jatuh/ berjalan condong ke 1 sisi.
    4. Gangguan jantung
    5. Nyeri punggung
    6. Stress psikis
    7. dll.
    Konsultasikan dengan dokter ortopedi (ahli tulang) yang memeriksa Anda untuk mennetukan derajat kemiringan skoliosis Anda dan menentukan penanganan terbaik untuk Anda. Baca topik Skoliosis. Semoga membantu.   dr. Yusi