Tanya Dokter

  • Hubungan antara asam lambung dengan kecemasan

  •  Shenovita
    Anggota
    Coba dong km tanya di alodokter apa hubunganna antara asam lambung dengen kecemasan dan apakah wajar hal tersebut terjadi selama sakit lambung dan cara pencegahannya seperti apa?? Dan Jika dokter penyakit dalam tidak bisa memberikan rujukan ke psikiatri apakah kita sendiri bisa langsung berobat?

    Hai Shenovita,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Peningkatan asam lambung (dispepsia) dan kecemasan memang bisa merupakan dua kondisi yang saling berkaitan.

    Saat merasa cemas berlebihan, tubuh akan terstimulasi untuk memproduksi lebih banyak hormon cortisol (hormon stres). Salah satu efek yang diakibatkan oleh hormon ini adalah peningkatan metabolisme dan aktifitas sel-sel kelenjar di saluran pencernaan, termasuk juga sel parietal di dinding lambung yang bertugas memproduksi asam lambung. Karenanya, orang yang sedang cemas, bisa merasakan berbagai keluhan terkait peningkatan asam lambung, misalnya ulu hati terasa perih, panas, mual, sesak, mengganjal, kembung, dan sebagainya.

    Sebaliknya, saat tubuh merasa tidak nyaman akibat peningkatan asam lambung, aktifitas kimiawi di otak pun akan mengalami modifikasi. Salah satu efeknya adalah gangguan pada aktifitas GABA (gamma aminobutyric acid), serotonin, norepinefrin, dan neurotransmitter lainnya. Kesemua mediator ini berperan dalam memodulasi rasa cemas, panik, atau takut.

    Meski demikian, kerap kali, dispepsia tidak hanya dipicu oleh faktor tunggal (misalnya kecemasan saja). Dispepsia umumnya merupakan manifestasi dari berbagai faktor, di antaranya pola makan tidak tepat, perubahan hormonal, efek samping obat, atau penyakit lain (misalnya gatritis, GERD, tukak lambung, kolangitis).

    Karenanya, keputusan untuk merujuk atau tidak pasien dispepsia ke dokter spesialis kejiwaan perlu dibuat dengan matang berdasarkan hasil pemeriksaan fisik maupun penunjang yang telah dilakukan. Jadi, tidak sebatas atas indikasi permintaan pasien saja. 

    Sebaiknya, Anda berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam yang memeriksa Anda ya.. Dokter tentu menginginkan apa yang terbaik bagi kesembuhan pasiennya. Apabila Anda merasa tidak puas dan merasa perlu penanganan lebih lanjut ke dokter spesialis lainnya, Anda bisa mencari second opinion dengan memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam lain.

    Sementara itu, untuk membantu mengendalikan kecemasan dan peningkatan asam lambung, selain dengan obat-obatan, sebaiknya Anda jalani juga tips berikut:

    • Biasakan berpikir positif, hindari kecemasan berlebihan
    • Alihkan kecemasan Anda dengan menyibukkan diri ke kegiatan yang bermanfaat, misalnya beribadah, bekerja, berolahraga, melakukan hobi, dan sebagainya
    • Makan teratur, dengan porsi sedikit tapi sering
    • Batasi dulu makanan pedas, berlemak, bergas, kafein
    • Rajin berolahraga
    • Jangan berbaring setelah makan
    • Hindari rokok dan alkohol
    • Tidur yang cukup 6-8 jam sehari

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah