Tanya Dokter

  • Penggunaan obat pada penderita gagal ginjal

  •  Zakky
    Anggota
    Salam hangat dokter, satu bulan yang lalu ibu saya divonis CKD stage 5 oleh dokter spesialis penyakit dalam dan sekarang harus menjalani hemodialisa seminggu 1×. Kemarin setelah HD yang terakhir dokter memberikan obat jalan diantaranya : Irbestan 300mg, simvastatin 20mg, herbesser cd100, allupurinol 100mg & tablet tambah darah. Setiap setelah HD kondisi ibu saya malah melemah (lemas, sering pusing), padahal jika H-2 sebelum HD kondisinya lebih sehat & stabil. Ibu saya juga mempunyai riwayat diabetes & asam urat. Saat ini setelah melakukan pengecekan didapati : - Tekanan darah : 75/65 (ini yang saya khawatirkan, kondisi ini sejak 3 hari yg lalu) - Uric acid : 12.2 (sudah cenderung turun, sebelumnya selalu diatas 19) - Glucose 110 Yang menjadi pertanyaan saya : 1. Apakah lemahnya (lemas) ibu saya tersebut disebabkan karena tekanan darah yang begitu rendah atau sebab lain? 2. Apakah dari obat-obatan yang diberikan oleh dokter diatas ada yang cenderung menurunkan tekanan darah? karena saya sudah mencoba memberikan asupan makanan yang cukup zat besi namun tensinya tidak kunjung stabil. 3. Apakah dokter menganjurkan obat atau vitamin lain untuk menstabilkan tensinya? Demikian, mohon pencerahannya dokter. Terima kasih

    Selamat malam, Zakky. Terima kasih atas pertanyaan Anda

    CKD (Chronic Kidney Disease) adalah suatu penyakit dimana terjadinya penurunan fungsi dari ginjal dalam jangka waktu yang cukup lama. Dimana CKD ini terbagi menjadi 5 stadium:

    • 1.    Stadium 1, dimana nilai GFR (Glomerular Filtration Rate) diatas 90
    • 2.    Stadium 2, dimana nilai GFR 60-89
    • 3.    Stadium 3, dimana nilai GFR 30-59
    • 4.    Stadium 4, dimana nilai GFR 15-29
    • 5.    Stadium 5, dimana nilai GFR <15

    Penilaian GFR ini biasanya didapat berdasarkan perhitungan rumus dari hasil pemeriksaan sampel darah. Penderita yang mengalami keadaan CKD ini dapat memiliki gejala yang bervariasi tergantung tingkat stadium yang dialami namun secara umum gejalanya berupa:

    • ·         gatal-gatal
    • ·         mudah lelah
    • ·         Sakit kepala akibat tekanan darah tinggi.
    • ·         sesak nafas
    • ·         sulit konsentrasi
    • ·         nafsu makan berkurang
    • ·         bengkak pada tangan atau kaki (edema)
    • ·         mulut kering
    • ·         konstipasi
    • ·     mual yang merujuk kearah anemia yang terjadi akibat gangguan dalam produksi sel darah merah di ginjal oleh hormon eritropoietin. Oleh pemberian tablet zat besi tidak memberikan efek yang begitu maksimal karena perbedaan dari cara kerja dan penyebabnya,

    Penatalaksanaan pada CKD stage IV dan V sendiri dapat dilakukan dengan cuci darah atau hemodialisa.

     

    Berdasarkan apa yang Anda sampaikan tekanan darah yang dialami ibu Anda adalah kondisi hipotensi yang lebih mengarah ke arah syok. Syok sendiri merupakan suatu keadaan dimana terjadi hipoperfusi oksigen ke jaringan tubuh melalui pembuluh darah. Akibatnya pasokan oksigen sendiri tidak cukup. Kondisi ini mengakibatkan keluhan seperti sesak nafas, lemas dll. Menurut penyebabnya, syok terbagi menjadi:

    ·     Syok kardiogenik, akibat ketidakmampuan jantung memompa darah ke seluruh tubuh.

    ·    Syok hipovolemik, dimana terjadi kekurangan cairan tubuh, misal akibat diare, keluar darah.

    ·         Syok anafilaktik, yaitu syok akibat reaksi alergi, misal alergi obat.

    ·    Syok neurogenik, yaitu syok akibat gangguan persarafan, misal trauma saraf tulang belakang, ketakutan hebat.

    ·         Syok septik, yaitu syok akibat infeksi berat.

     

    Pada pasien CKD sendiri sering terjadi syok kardiogenik akibat edema paru serta kondisi asidosis metabolic yang terjadi. Obat – obatan yang diberikan pada ibu Anda seperti irbesartan dan herbesser CD merupakan obat penurun tekanan darah akibat adanya tekanan darah tinggi yang terjadi pada pasien CKD.

     

    Untuk mengetahui kondisi yang Ibu anda alami, maka saya menyarankan Anda untuk segera membawa ibu Anda ke unit gawat darurat terdekat agar diberi penanganan segera karena kondisi ini dapat mengakibatkan kematian. Dokter di IGD nanti akan memeriksa keluhan ibu Anda dan melakukan pemeriksaan fisik serta penunjang seperti pemeriksaan darah, EKG, Rontgen thorax dan pemeriksaan kadar ureum dan kreatinin serta lainnya. Dan bila sudah diketahui penyebabnya maka nanti ibu Anda akan mendapat perawatan dari dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal.

    Beberapa hal yang dapat Anda lakukan bersamaan membawa ibu Anda ke rumah sakit yaitu :

    • 1.    Hentikan obat penurun tekanan darah
    • 2.    Berikan oksigen segera
    • 3.    Posisikan kepala ibu lebih tinggi dari pada kaki.
    • 4.    Bawa ibu Anda segera ke IGD

    Anda dapat membaca artikel ini.  

    Tekanan darah rendah

    Semoga bermanfaat,

    dr. Dian