Tanya Dokter

  • Pengaruh obat antihipertensi terhadap penderita penyakit stroke

  •  muftia
    Anggota

    Hallo dok, saya mau tanya. saya terdapat px dimana px tsb sudah terkena stroke iskhemik hampir 7 bulan, disamping itu memiliki riwayat penyakit lain hipertensi. dimana saat MRS, px tsb diberi obat Adalat oros dan Imidapril HCL 5 mg. diketahui bahwa fungsi obat tersebut digunakan untuk penyakit hipertensi, sedangkan kemarin waktu di tensi Hb px rendah dan obat tsb masih dikonsumsi sampai skrg. Yang saya ingin tanyakan, apakah ada hubungan obat tsb dengan penyakit strokenya dan apakah obat itu harus dikonsumsi sampai habis meskipun Hb px rendah? Tolong penjelasannya dok menurut pandangan klinis di RS. Thx

     
     
    muftia  muftia
    Anggota

    muftia
    Nov 08, 2017 at 12:37 AM

    Hallo dok, saya mau tanya. saya terdapat px dimana px tsb sudah terkena stroke iskhemik hampir 7 bulan, disamping itu memiliki riwayat penyakit lain hipertensi. dimana saat MRS, px tsb diberi obat Adalat oros dan Imidapril HCL 5 mg. diketahui bahwa fungsi obat tersebut digunakan untuk penyakit hipertensi, sedangkan kemarin waktu di tensi Hb px rendah dan obat tsb masih dikonsumsi sampai skrg. Yang saya ingin tanyakan,

    1. apakah ada hubungan obat tsb dengan penyakit strokenya ?

    2. apakah obat itu harus dikonsumsi sampai habis meskipun Hb px rendah?

    3. apakah ada off label dari obat tersebut?

    Tolong penjelasannya dok menurut pandangan klinis di RS. Thx

     

     
     

     

    Terima kasih telah bertanya di Alodokter.com

    Imidapril merupakan salah satu obat anti hipertensi golongan ACE Inhibitor yang bekerja menurunkan tekanan darah dengan cara memicu relaksasi pembuluh darah dan penurunan volume cairan melalui penghambatan Angiotensin-Converting Enzyme. Sedangkan Adalat oros yang mengandung nifedipine merupakan suatu obat golongan CCB atau Calcium Channel Blocker yang digunakan untuk anti hipertensi dan bekerja dengan menghambat kanal kalsium di otot jantung dan pembuluh darah sehingga otot-otot tsb akan relaksasi dan menurunkan tekanan darah. Penggunaan kedua obat ini harus atas anjuran dan pengawasan dokter.

    Stroke adalah kondisi dimana terjadi kerusakan otak akibat gangguan pada pembuluh darah otak yang mengakibatkan gangguan aliran darah. Terdapat 2 jenis gangguan pada pembuluh darah otak, yaitu:

     

    • Sumbatan akibat bekuan darah (stroke iskemik)
    • Perdarahan akibat pecahnya pembuluh darah otak (stroke pendarahan)

    Penyakit stroke iskemik terjadi ketika aliran darah ke otak terhenti akibat terbentuknya gumpalan darah. Darah gampang menggumpal di pembuluh darah di mana terdapat timbunan kolesterol atau telah terjadi kerusakan pada dindingnya. Pada umumnya kondisi ini tidak berhubungan ataupun disebabkan oleh penggunaan obat anti hipertensi seperti diatas. Selain itu, obat ini akan membantu menurunkan tekanan darah bukannya menurunkan Hb atau hemoglobin di dalam darah. Kondisi kadar hemoglobin dalam darah yang turun dapat dikatakan sebagai anemia biasanya disebabkan oleh 3 kondisi yaitu :

    • Tubuh tidak cukup memproduksi sel darah merah.
    • Terjadi perdarahan yang menyebabkan tubuh kehilangan darah lebih cepat dibanding kemampuan tubuh untuk memproduksi darah.
    • Kelainan pada reaksi tubuh dengan menghancurkan sel darah merah yang sehat.

    Jika Anda masih ragu akan penggunaan obat dan juga kurang jelas tentang oenyakit stroke tsb sebaiknya konsultasikan langsung dengan dokter yang menangani penderita karena beliau yang paling tahu kondisi penderita saat ini dan juga penanganan apa yang paling tepat sesuai dengan kondisinya.

    Semoga bermanfaat, dr.Previyanti