Tanya Dokter

  • Pengobatan luka kulit telapak kaki

  •  Faris Himawan
    Anggota
    halo dok, saya mau tanya. ayah saya seorang penderita diabetes, sekitar 7bulan lalu bagian ujung jempol kakinya di amputasi. dulu ayah saya pernah berobat ke seorang dokter diluar kota mengenai penyembuhan luka dan penanganan diabetes, karena letaknya jauh dan tidak memungkinkan untuk berkunjung setiap hari saya di ajarkan bagaimana cara membersihkan lukanya, jadi selama dirumah setiap hari saya sendiri yg membersihkan lukanya sesuai apa yg di arahkan oleh dokter. pada waktu operasi ada beberapa bagian dari kaki ayah saya yg di buang, mulai dr ujung telapak kakinya yg di potong sampai pada bagian atas antara jempol dan jari tengah kaki ayah saya. yang jadi pertanyaan saya, luka bekas operasi di bagian atas kaki ayah saya sudah sembuh dan menutup, tapi luka di bagian bawah bekas jempol kaki yg di amputasi ( bagian kulit antara kulit halus dan kulit telapak kaki yg kasar ) sampai sekarang msh belum menutup secara keseluruhan. kulit luarnya mengeras seperti luka yg hampir sembuh, tidak ada cairan yg keluar seperti nanah atau yg lain. kira kira apakah ini normal? atau ada obat yg bisa mempercepat penyembuhan lukanya? karena terhitung sudah hampir 7bln dr waktu operasi luka tersebut blm juga menutup. selama ini ayah saya rutin mengkonsumsi pil albumin yg dibeli di apotek terdekat tetapi penyembuhan nya msh terasa lambat. terimakasih.

    Halo, Faris. Diabetes Melitus atau penyakit gula memang menciptakan kerusakan banyak organ secara kompleks.  Salah satunyaadalah komplikasi pada kaki atau dalam istilah medis disebut dengan diabetic foot. Aliran darah ke kaki yang sering kali terganggu akhirnya menimbulkan penyakit pembuluh darah perifer pada kaki. Pembuluh darah ini menyempit karena adanya timbunan lemak. Namun penderita diabetes tidak dapat merasakan sakit atau panas akibat penyempitan ini, sehingga yang terjadi adalah infeksi telah berkembang tanpa disadari oleh penderita.

    Proses penyembuhan luka pada penderita diabetes pun lama karena tingginya kadar gula yang menyebabkan bersifat racun. Selain itu, pasokan oksigen dan nutrisi esensial yang berfungsi sebagai reparasi dan penyembuh luka menjadi tidak mencukupi, zat-zat untuk menutup luka pun menjadi tidak sampai karena pembuluh darah yang tersumbat. Hal itulah yang memperlambat penyembuhan luka. Sebaiknya apabila Anda ragu terhadap kondisi kaki ayah Anda, Anda periksakan ke dokter untuk kontrol kondisi kaki. Selanjutnya pada pasien dengan diabetic foot, dianjurkan untuk melakukan perawatan kondisi kaki minimal setahun sekali. Kalau ternyata kaki yang diperiksa ini bermasalah, maka dianjurkan pemeriksaan setahun 2 kali. pada saat kontrol akan  dinilai kondisi pembuluh darah, syaraf, dan bagaimana pasien merawat kakinya. Seperti bagaimana mencuci kaki yang baik, alas kaki yang baik, memotong kuku kaki yang baik dan senam kaki sebagai tindakan pencegahan agar komplikasinya tidak semakin memburuk.

    Semoga Bermanfaat

    dr. Eni Yulvia S