Tanya Dokter

  • penis

  •  Kirana Arshi
    Anggota
    mlm dokter, ku mau brtanya.. tmnku sdh mnikah tp blm d karuniai anak. .ktnya penis suami'y bengkok k kiri n sllu ke atas, n ereksi'y jg sebentar, blm jg berhubungan tp sdah lemas dluan tp saat foreplay tegak ktanya. Yg ingin sy tanyakn solusi'y dok ?? ­čśé

    Hai Kirana,

    Saat ereksi seorang pria secara normal dapat mengalami penis yang bengkok ke kiri, kanan, atas atau bawah. Penis bengkok umumnya merupakan kondisi yang normal dan tidak memerlukan penanganan khusus, sepanjang tidak timbul gejala lainnya (misalnya timbul rasa nyeri). Penis bengkok yang merupakan kondisi tidak normal dapat disebabkan oleh:

    - Peyronie's disease (perkembangan jaringan parut di dalam penis)
    - Cedera penis
    - Jaringan fibrosa yang abnormal (diturunkan secara genetik)
    - Gangguan autoimun
    - dan sebagainya

    Sedangkan masalah ereksi yang dialami oleh suami teman Anda kemungkinan merupakan suatu disfungsi ereksi. Kondisi ini dapat ditandai dengan ereksi yang kurang lama (tidak dapat mempertahankan ereksi), ereksi yang kurang kokoh sehingga tidak dapat berhubungan seksual, atau ereksi terjadi lebih sering dari biasanya.

    Disfungsi ereksi dapat diakibatkan oleh berbagai kemungkinan penyebab berikut ini:

    1. Faktor fisik: tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, penyumbatan pembuluh darah, Peyronie's disease, gagal ginjal, gangguan hati, stroke, epilepsi, masalah hormon tiroid, hipogonadisme (kekurangan hormon testosteron) dan sebagainya.

    2. Faktor psikologis: stres, depresi, tegang, adanya masalah dengan pasangan

    3. Konsumsi obat tertentu (seperti obat hipertensi, obat antipsikotik, antidepresi, penurun kolesterol dan lain-lain) maupun obat-obatan terlarang (kokain, mariyuana)

    4. Cedera penis

    5. Riwayat operasi pada area sekitar penis (misalnya operasi prostat, kandung kemih, usus besar, panggul, tulang belakang dan lain-lain)

    Untuk menentukan solusi yang tepat bagi masalah ini tentunya terlebih dahulu harus dipastikan penyebabnya, karena kondisi yang berbeda akan memerlukan penanganan yang berbeda-beda pula.

    Ada baiknya suami teman Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes penunjang jika diperlukan (seperti USG, tes darah, dan sebagainya) untuk menelusuri penyebabnya sehingga penanganan yang tepat dapat diberikan sesuai dengan kondisi dasarnya.

    Informasi berikut ini dapat berguna:

    Penis bengkok

    Penyebab gangguan ereksi

    Demikian semoga bermanfaat.

    dr. Muliani Sukiman

    Kirana Arshi  Kirana Arshi
    Anggota
    terimaksh dkter atas jwbannya. dan akn sy smpaikan