Tanya Dokter

  • Pemberian obat verapamil dan kombinasi obat kolesterol

  • <!-- [if gte mso 9]><xml> <o:OfficeDocumentSettings> <o:AllowPNG/> </o:OfficeDocumentSettings> </xml><![endif]--> <p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18.0pt; line-height: 150%; mso-list: l0 level1 lfo1;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Arial','sans-serif'; mso-fareast-font-family: Arial;"><span style="mso-list: Ignore;">1.<span style="font: 7.0pt 'Times New Roman';">    </span></span></span><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Arial','sans-serif';">Seorang pasien hipertensi datang kembali kedokter dengan keluhan dadanya terasa berdebar, setelah mengukur tekanan darah<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>(150/95mmHg), pulsa lebih dari 150 kali per menit (normal 60-100 kali/menit), kadar kolesterol total lebih dari 250 mg/dl maka sebelum melanjutkan pemeriksaan selanjutnya maka dokter menulis resep :</span></p> <p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Arial','sans-serif';">R/Verapamil tab No.XII</span></p> <p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 108.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Arial','sans-serif';">S 2dd tab 1</span></p> <p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 108.0pt; mso-add-space: auto; text-align: justify; line-height: 150%;"><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; font-family: 'Arial','sans-serif';">Pro : Vivi (45 th) </span></p> <p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 108pt; line-height: 150%; text-align: left;">PERTANYAAN SAYA : 1. APAKAH PEMBERIAN OBAT VERAPAMIL SUDAH TEPAT ? DAN DOSIS 240mg DIBERIKAN 2X SEHARI SUDAH TEPAT ATAU TIDAK ?</p> <p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 108pt; line-height: 150%; text-align: left;">2. APAKAH BISA DIKOMBINASI OBAT KOLESTEROL ? DAN APABILA BISA DIKOMBINASI OBAT APA YANG COCOK DIBERIKAN ?</p>

    Christiani Rante Sesa June 19, 2015 at 11:24 am
    Seorang pasien hipertensi datang kembali kedokter dengan keluhan dadanya terasa berdebar, setelah mengukur tekanan darah (150/95mmHg), pulsa lebih dari 150 kali per menit (normal 60-100 kali/menit), kadar kolesterol total lebih dari 250 mg/dl maka sebelum melanjutkan pemeriksaan selanjutnya maka dokter menulis resep : R/Verapamil tab No.XII S 2dd tab 1 Pro : Vivi (45 th) PERTANYAAN SAYA : 1. APAKAH PEMBERIAN OBAT VERAPAMIL SUDAH TEPAT ? DAN DOSIS 240mg DIBERIKAN 2X SEHARI SUDAH TEPAT ATAU TIDAK ? 2. APAKAH BISA DIKOMBINASI OBAT KOLESTEROL ? DAN APABILA BISA DIKOMBINASI OBAT APA YANG COCOK DIBERIKAN ?
     

    Halo, Kondisi penyakit hipertensi dan jantung berdebar (takikardi) dapat diobati dengan berbagai macam golongan obat untuk hipertensi/jantung, yang masing-masing golongan berkerja dengan cara khusus dan diresepkan ke pasien dengan mempertimbangkan kondisi pasien baik penyakit lain yang diderita, fungsi ginjal & liver, obat lain yang diminum, riwayat alergi obat, dll. Misalnya, ada 2 pasien (A dan B) sama-sama mempunyai tensi tinggi 150/95 dan detak jantung 150x/menit. Pasien A memiliki asma yang sering kambuh dan pasien B tidak ada asma tetapi pernah ada gangguan irama jantung berat. Maka sudah pasti pengobatan kedua pasien tersebut berbeda. Dokter harus memilih obat tensi dan detak jantung yang tidak berefek samping asma kambuh untuk pasien A dan obat yang tidak memperparah gangguan irama pada pasien B. Jadi, kami tidak bisa menjawab apakah pemberian verapamil sudah tepat atau tidak. Verapamil adalah salah satu obat penghambat saluran kalsium yang mempunyai efek antihipertensi, antiangina(nyeri dada), dosis tergantung untuk penyakit apa. Untuk hipertensi : 40-120mg  yang dapat diberikan 2-3x/per hari. Pada kasus khusus dapat diberikan sampai 2x240mg. Mengenai kholesterol yang tinggi >250mg (N<200mg/dl--kholesterol total) sebaiknya pasien tersebut diminta kontrol ke dokter yang memeriksa karena ada keadaan-keadaan yang obat kholesterol tidak dapat diberikan, misalnya: penyakit liver berat. Oleh sebab pemakaian obat tensi jangka panjang, tidak mungkin cukup satu kali kunjungan ke dokter. Biasanya ada pertemuan-pertemuan berikutnya secara berkala dokter dapat menurunkan dosis obat, mengubah jenis obat, maupun memantau gejala. Bacalah link berikut: verapamil pengobatan kolesterol tinggi Semoga membantu dr.Miranti Iskandar