Tanya Dokter

  • Penularan HIV melalui ASI

  •  JEFFRY
    Anggota

    Salam team Alodokter, saya mau nanya ni dok, saya mempunyai pacar dengan statusnya Janda(1 thun 5 bulan setelah bercerai dengan suami pertamanya) dan sedang menyusui anaknya berumur 8 bulan. pada 2 minggu yang lalu saya melakukan hubungan seksual (oral sex) dan menghisap payudara nya dan saya meminum ASI ny tersebut. saya curiga dengan pasangan saya apakah dia tertular HIV Atau tidak mengingat statusnya janda. dan saya menanyakan kepadanya bahwa dia tidak menderita penyakit itu.tetapi saya tetap merasa cemas karna saya baru beberapa hari ini mengalami gejala yang sama terkena HIV seperti badan mendemam,di lidah terdapat bercak putih dan sering merasa lelah. apakah mungkin saya tertular?dan jika misalnya dia tertular HIV apakah ada gejala yang spesifik dari si bayi jika positif HIV mengingat proses melahirkan dia dulu secara normal?

    Hai, Virus HIV dapat ditularkan melalui ASI (dengan kemungkinan yang amat kecil), oleh sebab itu para ibu yang diketahui mengidap HIV dianjurkan untuk tidak memberikan ASI. Kemungkinan penularan ini bisa berkurang apabila ibu telah meminum obat anti-HIV, meskipun demikian, pemberian susu formula tetap lebih dianjurkan pada ibu HIV. Virus HIV juga dapat ditularkan melalui oral sex, dengan kemungkinan yang amat kecil juga. Risiko ini akan lebih besar pada pria pengidap HIV terhadap wanita sehat yang mendapat ejakulasi di dalam mulut (meskipun risiko lebih besar, tetap secara umum risiko ini masih tergolong kecil). Gejala HIV secara garis besar dibagi menjadi 3 tahap, yaitu:

    1. Tahap infeksi awal - biasanya muncul antara 2 - 6 minggu setelah kontak; gejala berupa gejala mirip flu, demam, sakit tenggorokan, pembengkakan kelenjar getah bening, dsb. Seringkali sulit dibedakan dari batuk pilek biasa.
    2. Tahap diam - virus HIV berkembang biak dalam sel limfosit (salah satu komponen daya tahan tubuh), bisa berlangsung cukup lama, hingga lebih dari 10 tahun -- disini penderita HIV biasanya tidak bergejala sama sekali, beberapa diantaranya mungkin mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di berbagai tempat seperti leher, ketiak dan lipat paha
    3. Gejala AIDS - muncul gejala yang menunjukkan kekurangan daya tahan tubuh, seperti infeksi jamur mulut, berat badan menurun tanpa sebab jelas, diare > 1 bulan, demam ringan > 1 bulan, dsb.
    Untuk mengetahui apakah seseorang tertular HIV atau tidak, diperlukan pemeriksaan darah, biasanya berupa pemeriksaan antibodi terhadap HIV (anti-HIV). Antibodi merupakan komponen daya tahan tubuh yang berfungsi untuk menangkap / melokalisir virus. Antibodi biasanya baru terbentuk setelah adanya serangan virus. Sehingga, apabila seseorang memiliki antibodi terhadap HIV, kemungkinan besar ia pernah terinfeksi HIV. Antibodi ini biasanya muncul setelah 3 - 8 minggu seusai kontak. Oleh sebab itu, apabila ingin memeriksakan diri, sebaiknya setelah periode itu (bisa saja negatif karena memang antibodinya belum dibentuk, padahal virus sudah ada). Saat ini, tersedia layanan VCT (Voluntary Counseling and Testing) di berbagai layanan kesehatan. VCT ini berarti pemeriksaan tanpa paksaan (voluntary) oleh Dokter untuk mencari kemungkinan adanya seseorang tertular HIV berikut pemeriksaan anti-HIV. Berikut tips untuk Anda:
    • Gunakan kondom saat berhubungan guna mencegah penularan penyakit menular seksual; orang yang mengidap penyakit menular seksual memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap HIV
    • Istirahat cukup setiap harinya
    • Kelola stress dengan baik
    • Perbanyak asupan buah dan sayuran guna memenuhi kebutuhan nutrisi Anda supaya tidak mudah lelah
    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma

    JEFFRY  JEFFRY
    Anggota

    oke dokter terima kasih ulasannya. gejala pada Bayi yang berumur 8 bulan terinfeksi HIV bagaimana ciri-ciri nya menurut dokter?

    Hai, Tidak ada perbedaan gejala pada bayi maupun dewasa dengan penyakit HIV. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tergantung tahap infeksinya, gejala tersebut bisa sangat bervariasi. Namun kebanyakan penderita HIV adalah tidak bergejala sama sekali (tahap diam), sampai memasuki tahap AIDS. Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah seseorang menderita HIV adalah melalui pemeriksaan darah seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma  

    JEFFRY  Aji Ramelan
    Anggota

    Pagi dok,saya mau tanya saya suka onaoni, aekarang hampir 2th dan cara onaoni saya penis saya aku kasi plastik lalu aku tatapkan ke kasur,dan entah kenapa sekarang kaki dan tangan saya ada jerawat dan mudah anemia dan leher saya akut apah itu tanda hiv

    JEFFRY  JEFFRY
    Anggota

    Dok saya mau nanya,mengenai pertanyaan saya sebelumnya. apakah ada kemungkinan saya terinfeksi jika saya menghisap payudara wanita yang mengeluarkan ASI jika dia positif HIV,kemungkinan besarkah saya positif juga? dan dari pengalaman anda apakah ada pasien yang tertular jika dia meminum ASI seorang wanita?

    Hai, Karena virus HIV bisa terdapat di dalam ASI, jawabannya adalah ya, Anda bisa tertular HIV jika Anda mengisap payudara wanita yang mengeluarkan ASI. Risikonya kecil, namun tetap bisa. Secara penelitian survey, sulit untuk menentukan apakah seseorang tertular HIV melalui menghisap payudara yang mengeluarkan ASI (saat aktivitas seksual) atau karena hubungan seksual itu sendiri. Untuk mengetahui penyebab penularan HIV, peneliti akan menyingkirkan semua kemungkinan penyebab (sangat kecil kemungkinan seorang dewasa melakukan aktivitas seksual hanya berupa menghisap payudara -- yang berarti satu-satunya cara dia tertular HIV adalah dari ASI). Sedangkan penyebab penularan HIV yang diketahui hingga saat ini adalah melalui darah, aktivitas seksual dan ASI (penelitian dilakukan pada anak-anak). Karena itu, pertanyaan Anda yang kedua tak dapat saya jawab. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma

    JEFFRY  JEFFRY
    Anggota

    Dalam beberapa minggu ini saya mengalami lidah dan atap mulut saya terasa perih gitu terasa tidak nyaman. apakah itu mungkin gejala HIV?

    Hai, Gangguan lidah atau rongga mulut biasanya merupakan masalah lokal, seperti riwayat makanan merangsang (pedas, asam) atau terlalu panas, infeksi jamur dan kekurangan vitamin C. Infeksi jamur mungkin berkaitan dengan gejala HIV, yaitu infeksi jamur kandida (candidiasis). Untuk mengetahui apakah Anda terjangkit HIV atau tidak, diperlukan pemeriksaan langsung oleh Dokter. Anda mungkin akan diminta melakukan pemeriksaan darah, untuk mendeteki ada/tidaknya antibodi terhadap HIV. Jika seandainya terdeteksi, pengobatan anti-HIV akan segera dimulai untuk pencegahan komplikasi dan penularan. Artikel berikut membahas HIV-AIDS secara cukup lengkap. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma

    Dok. Saya melakukan tes hiv sebanyak 3 kali 1 kali dbulan pertama setelah kontak 2 bulan, dan 11 miggu setelah kontak dan hasilnya non reaktiv apa hasil itu cukup akurat apa saya masi harus menjalankan tes lagi

    JEFFRY  JEFFRY
    Anggota

    Selamat Pagi Dok, Kemarin saya sudah lakukan tes HIV di lab Prodia dan hasilnya menunjukkan pada metode CMIA Non Reaktif, dan Interpretasi Non Reaktif. Apakah hasill ini bisa dipercaya 100% setelah 3 bulan kejadian saya beresiko tertular?

    Hai, Dari hasil tersebut, maka kemungkinan besar Anda tidak mengidap HIV. Setiap pemeriksaan, karena mengandung human error, tetap tidak akan 100% pasti. Namun, secara kasar, hasil tersebut bisa dijadikan acuan yang cukup meyakinkan. Forum Alodokter.com tidak bisa dipakai untuk mengkonfirmasi status kesehatan Anda (karena forum online ini hanya untuk menganjurkan, bukan untuk mendiagnosa; seorang Dokter tidak bisa menegakkan diagnosa tanpa memeriksa pasien secara langsung), karena itu Anda sebaiknya berkonsultasi langsung pada Dokter untuk peyakinan kembali status HIV Anda. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma