Tanya Dokter

  • Anak menjadi jarang buang air besar dan kecil setelah diberi obat dari dokter

  • haloo dok. saya mempunyai anak perempuan berusia 15 bulan. awalnya anak saya sakit pilek dan mencret lalu saya bawa ke dokter,oleh dokter diberi obat pilek,antibiotik dan obat pencernaan. tetapi sekarang anak saya malah tidak buang air besar,sudah 3 hari dan buang air kecilpun sedikit sehari hanya 2 kali buang air kecil,kira - kira penyakit apa yang di derita anak saya? terimakasih dok

    Dear Fitri, Buang air besar normalnya 3 hari sekali sampai 3 kali sehari dengan konsistensi normal (tidak cair/setengah cair/tidak keras). Konstipasi atau sulit buang air besar pada bayi bisa disebabkan oleh:

    • makanan padat, biasanya makanan padat yang diberikan kepada bayi seperti sereal mengandung sedikit serat sehingga bisa membuat bayi mengalami sedikit konstipasi.
    • susu formula, komponen protein dalam formula yang berbeda dapat menyebabkan konstipasi.
    • dehidrasi, tubuh yang mengalami dehidrasi akan menyerap air lebih banyak dari tinja yang menyebabkan tinja menjadi kering dan keras.
    • penyakit tertentu seperti hipotiroidisme, botulisme, alergi makanan tertentu, gangguan metabolik dapat menyebabkan konstipasi.
    • dll
    Sedangkan jarang buang air kecil sangat mungkin disebabkan oleh dehidrasi yang dapat terjadi bila:
    • demam
    • kepanasan
    • muntah
    • diare
    • menolak minum atau menyusui
    • penyakit tertentu seperti gasteroenteritis atau pneumonia
    Selain dehidrasi, infeksi saluran kemih dapat menyebabkan berkurangnya air kemih.   Jika tanda-tanda dehidrasi berikut terjadi, segera hubungi dokter untuk penanganan segera:
    • kurang dari 6 kali berkemih dalam 24 jam atau tidak berkemih dalam 6 jam
    • air kemih berwarna kuning pekat
    • mulut kering
    • menangis tanpa air mata
    • lemah dan mengantuk terus
    • kekenyalan kulit berkurang
    • mata terlihat cekung
    Konsultasikan segera kondisi anak ibu ke dokter agar dehidrasi dapat dicegah sedini mungkin karena dehidrasi bisa berakibat fatal.   Berikut artikel yang dapat dibaca: dehidrasi   Demikian penjelasan saya. Semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam, dr. Rony Wijaya