Tanya Dokter

  • Vagina yang nyeri dan mengeluarkan keputihan

  • dok, saya ingin tanya. mohon dibantu.

    saya sudah beberapa hari ini mengalami panas saat disentuh bagian vagina saya dan mengeluarkan keputihan yang tidak sedap.. sedangkan dengan pasangan saya terdapat gejala gatal pada penisnya dan mengeluarkan cairan.

    itu gejala penyakit apa dok? terimakasih

    Fajriati Chairani September 30, 2015 at 6:12 pm dok, saya ingin tanya. mohon dibantu. saya sudah beberapa hari ini mengalami panas saat disentuh bagian vagina saya dan mengeluarkan keputihan yang baunya tidak sedap.. sedangkan dengan pasangan saya terdapat gejala gatal pada penisnya dan mengeluarkan cairan . itu gejala penyakit apa dok? terimakasih sebelumnya
     

    Dear Fajriati, Vagina yang nyeri dan mengeluarkan keputihan dapat disebabkan oleh:

    Pada pria, gonore, klamidia, trikomoniasis dapat menimbulkan gejala berupa keluarnya cairan dari ujung penis, sedangkan infeksi jamur dapat menimbulkan raa gatal yang hebat. Sebaiknya konsultasikan keluhan Anda dengan dokter dimana dokter akan menelusuri riwayatnya dan melakukan pemeriksaan fisik yang diperlukan. Pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan cairan keputihan mungkin akan dianjurkan dokter. Diagnosis dan terapi yang tepat akan dokter berikan. Berikut anjuran yang dapat dilakukan:
    • jaga selalu kebersihan organ intim
    • bersihkan organ intim dengan membasuhnya dari arah depan ke belakang
    • gunakan celana dalam yang menyerap keringat dan tidak ketat
    • ganti celana dalam yang terasa lembab dan basah
    • kurangi penggunaan pembersih daerah kewanitaan dan panti liners
    • lakukan pengobatan bersama dengan pasangan Anda untuk menghindari efek ping-pong (saling menularkan kembali)
    • lakukan kontak seksual secara bertanggung jawab
    Berikut laman yang dapat Anda baca: Keputihan Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam, dr. Rony Wijaya

    saya sudah periksa dan diberikan antibiotik metronidazol untuk sementara, setelah 2 hari minum saya sudah tidak merasakan perih pada vagina saya tetapi masih terdapat keputihan yang berwarna kekuningan bahkan agak kecoklatan dan tidak berbau.. apa sebaiknya saya tetap periksa IMS? dan penyakit apa yang kemungkinan besar saya alami?
         

    <span style="color: #000000; font-family: museosans300, sans-serif; font-style: italic; line-height: 23px; -webkit-text-size-adjust: auto; background-color: #f2f2f2;">terima kasih dok.</span> <span style="color: #000000; font-family: museosans300, sans-serif; font-style: italic; line-height: 23px; -webkit-text-size-adjust: auto; background-color: #f2f2f2;">saya sudah periksa dan diberikan antibiotik metronidazol untuk sementara, setelah 2 hari minum saya sudah tidak merasakan perih pada vagina saya tetapi masih terdapat keputihan yang berwarna kekuningan bahkan agak kecoklatan dan tidak berbau.. apa sebaiknya saya tetap periksa IMS? dan penyakit apa yang kemungkinan besar saya alami?</span>

    Dear Fajriati, Harap Anda melanjutkan pengobatan hingga tuntas. Jika semua keluhan termasuk keputihan sudah tidak ada, Anda tidak perlu melakukan tes cairan keputihan. Jika keluhan masih ada, Anda dapat konsultasikan kembali dengan dokter dan menanyakan apakah pemeriksaan cairan keputihan diperlukan atau tidak untuk membantu menegakkan diagnosis. Demikian semoga bermanfaat. Terima kasih, dr. Rony

    dok, pagi ini air seni saya berwarna coklat. apakah itu gejala pada penyakit saya atau efek samping dari obat yang saya minum? terimakasih dok

    Fajriati Chairani October 2, 2015 at 7:04 am dok, pagi ini air seni saya berwarna coklat tetapi tidak ada bau apapun yang dihasilkan . apakah itu gejala pada penyakit saya atau efek samping dari obat yang saya minum? terimakasih dok