Tanya Dokter

  • Penyebab sering sesak napas

  • Dok, hampir sudah setahun saya rasakan sesak nafas, saya bingung saya tidak punya riwayat asma atau penyakit pernapasan lainnya, tapi sesak saya seperti saat inspirasi otak saya memberitahu kalau belum puas udara yg saya ambil. Sampai terkadang saya menggunakan otot bantuan nafas supaya rasanya seperti biasa. Saya rasa gejala nya karena faktor stres atau adakah kemungkinan karena obat2an karena saya selalu mengonsumsi analgetik untuk gigi saya. Mohon jawaban nya dok, sedikit susah saya menjelaskan nya. Trims
    Yuni Ratna Sari  dr. Adhi Pasha
    Dokter

    Halo Yuni,

    Rasa sesak atau kondisi sulit untuk mendapat cukup asupan udara dapat dipicu oleh beberapa hal dan tidak selalu karena masalah pada saluran pernapasan. Beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab rasa sesak adalah:

    • Gangguan saluran pernapasan seperti flu, sinusitis, pilek, alergi
    • Masalah pada paru-paru seperti infeksi paru, tuberkulosis, penyakit paru kronik
    • Penyakit asam lambung sehingga menimbulkan rasa nyeri terbakar di ulu hati yang sering dirasa seperti sesak
    • Gangguan pada jantung
    • Tekanan darah rendah
    • Trauma atau benturan di area sekitar dada
    • Gangguan psikis seperti stres, cemas, atau gangguan panik
    • Penggunaan bra yang tidak nyaman

    Jika sering mengonsumsi obat pereda nyeri juga dapat menjadi pengaruh karena efek samping obat pereda nyeri sering kali membuat masalah pada organ pencernaan yang menimbulkan peradangan atau luka pada permukaannya. Upayakan menghindari penggunaan obat pereda nyeri jika tidak diperlukan. Jika terdapat masalah gigi segera ke dokter gigi agar masalah dapat diselesaikan.

    Hindari mengonsumsi kafein, cukupi kebutuhan cairan tubuh, jaga pola makan dengan baik, hindari stres dan cukup berolahraga dapat membantu mengatasi masalah yang Anda alami. Jika masih tetap merasakan sesak, periksakan diri pada dokter untuk mencari penyebabnya, dokter akan melakukan wawancara mengenai gejala yang Anda alami, melakukan pemeriksaan fisik dan juga melakukan pemeriksaan penunjang mulai dari lab darah, foto rontgen, pemeriksaan rekam jantung atau elektrokardiogram, endoskopi ataupun pemeriksaan lain yang diperlukan.

    Semoga bermanfaat,

    dr. Adhi P.