Tanya Dokter

  • mual dan tubuh sebelah kanan mendadak sakit dan mati rasa

  •  ryan fawzi
    Anggota

    Dok, istri sy sering sakit kepala, skt pinggang sblah kanan, mati rasa kaki kanan, tangan kanan mendadak gemetar, mual. pdhl udh prnh dirontgen, mri, cek darah. Tp dktr dalam dan saraf sm2 mnyatakan kalau itu dr pikiran, pdhl istri ga punya mslh atau pikiran yg berat. Kira2 itu pnyakit apa? hsl pmriksaan jantung, paru2, semuanya baik.

    Hello, Penegakkan diagnose sebuah penyakit agak sulit ditentukan jika hanya berdasar pada konsultasi. Namun gejala yang istri Anda rasakan tampaknya harus dilakukan pemeriksaan terpisah antara keluhan kepala dengan keluhan di anggota gerak sebelah kanan, walaupun tetap ada kemungkinan hal tersebut merupakan bagian dari satu penyakit yang sama. Beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan keluhan-keluhan tersebut antara lain:

    1. Sakit kepala tension
    2. Sakit kepala cluster
    3. Migrain
    4. Low back pain
    5. Gangguan ginjal
    6. Sprain otot
    7. Neuritis perifer
    8. Stroke atau Transcient Ischemic Attack (TIA)
    9. Trauma otak
    10. Cerebral palsy
    11. Meningitis
    12. Gangguan demielinisasi
    13. Gangguan kelenjar tiroid
    14. Neuropati akibat Diabetes mellitus
    15. Neuropati akibat gangguan metabolic lain
    16. Gangguan anxietas
    17. Gangguan psikosomatis
    18. dan lainnya
    Semua diagnose tersebut membutuhkan pemeriksaan fisik dengan ditunjang pemeriksaan penunjang seperti laboratorium darah, urin, pemeriksaan imaging seperti CT scan atau MRI. Jika dokter yang memeriksa istri Anda telah memeriksakan hal tersebut dan menyatakan normal, maka Anda dapat mengikuti anjuran dan memeriksakan istri Anda secara teratur, guna melihat perkembangan penyakitnya. Dengan melakukan control yang teratur dapat meningkatkan ketepatan diagnose dan meningkatkan angka kesembuhan. Penyakit psikologi merupakan penyakit yang memerlukan observasi yang ketat dengan ditunjang pemeriksaan fisik yang normal. Menegakkan diagnose penyakit psikologi juga membutuhkan pemeriksaan yang cukup lama dan teratur. Maka dari itu, periksakan istri Anda secara teratur dan tingkatkan komunikasi dengan dokter yang memeriksa istri Anda terkait diagnose, prognosis, dan cara pengobatan yang akan dilaksanakan demi kejelasan keterbukaan dari kedua belah pihak. Semoga dapat membantu. Salam, dr Henry Andrean