Tanya Dokter

  • Penyebab sering tiba tiba sedih dan kembali senang. Tanda gangguan bipolar kah ?

  • Dok yang saya alami itu hampir sama kaya penyakit bipolar, kadang saya sedih tiba-tiba pengen nangis dan kadang saya juga merasa tenang dok,dan pikiran saya kalo lagi drop kacau dong, dan sedih tiba-tiba itu sering banget, penyakit itu hampir kaya bipolar dok, apa itu penyakit bipolar dok? Bagaimana cara saya biar sembuh dok

    Hai Novia, terima kasih untuk pertanyaannya.

    Perlu untuk Novia ketahui, perubahan emosi pada manusia merupakan hal yang wajar karena emosi itu sendiri merupakan reaksi atas kejadian tertentu. Apabila perubahan emosi tersebut menetap (dan seringkali mendadak) dapat dikatakan seseorang tersebut mengalami mood swing.  Mood swing dapat merupakan hal yang normal, namun juga dapat menunjukkan adanya masalah tertentu. Apabila mood swing sudah mengganggu kehidupan sehari-hari maka perlu ditelusuri penyebab jelasnya. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan mood swing, diantaranya:

    • Pengaruh hormonal; Naik turunnya kadar hormonal, terutama pada wanita, memiliki efek yang cukup signifikan dalam perubahan mood. Remaja, wanita hamil, dan menopause adalah kelompok yang kemungkinan mengalami perubahan suasana hati akibat kondisi ini. Pada masa premenstrual syndrome (PMS)/beberapa hari sebelum haid contohnya, wanita biasanya lebih sensitif, depresi, cemas, melankoli, bahkan bisa marah hingga membenci diri sendiri (pada kasus yang ekstrim)
    • Kondisi mental; Gangguan mental juga dapat mendasari mood swing, yakni seperti depresi berat (kesedihan berlebihan dalam waktu panjang), bipolar (terdapat perubahan mood drastis yang ekstrim dari mania ke depresi), depresi yang menetap, disregulasi mood, dsb 
    • Gangguan medis lainnya; Penyakit medis lain seperti gangguan pada tiroid, penyakit sistem saraf pusat, penyakit kardiovaskular juga dapat menyebabkan mood swing

     

    Gangguan bipolar juga merupakan salah satu penyebab adanya mood swing pada seseorang. Pada seseorang dengan gangguan bipolar, terjadi perubahan mood yang parah (ekstrim) dari episode mania (kebahagiaan yang ekstrim) ke episode depresi (kesedihan yang mendalam) atau sebaliknya. Perubahan ini terjadi terus menerus dan tidak dapat dikontrol oleh penderitanya sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari.

    Pada episode mania, penderita akan merasa sangat bersemangat, tidak merasa lelah meskipun kurang tidur dan kurang makan, berbicara cepat, memiliki rasa percaya diri yang tinggi sehingga tidak jarang menjadi mudah tersinggung, memiliki banyak ide rumit, dsb. Sedangkan pada episode depresi, penderita dapat merasa sangat sedih, tidak nafsu makan, sulit tidur, kurang percaya diri, pesimis, cenderung putus asa, dan merasa tidak berharga. Gejala yang berat juga dapat menyebabkan penderita menyakiti dirinya sendiri hingga berencana untuk bunuh diri. 

    Berdasarkan informasi di atas, masih banyak kemungkinan kondisi yang mendasari mood swing yang Novia alami. Mendiagnosis (menentukan penyakit) seseorang dengan bipolar bukan merupakan suatu hal yang mudah dilakukan karena diperlukan pemeriksaan tanya jawab yang mendalam secara langsung dan pemeriksaan lain yang menunjang. Oleh karena itu, jika Novia merasa perubahan emosi ini sudah mengganggu aktivitas sehari-hari dan terjadi terus menerus, sangat disarankan agar menemui dokter spesialis jiwa untuk konsultasi lebih lanjut.

    Artikel mengenai mood swing, gangguan bipolar, dan mengatasi emosi ini dapat dibaca sebagai tambahan.

    Sekian, semoga membantu.

    dr. Sonia L