Tanya Dokter

  • Pengaruh penyakit diabetes terhadap sakit telinga

  •  Apel Widia
    Anggota

    Dok saya mw tanya ibu saya umurnya 63thn bliau terkena penyakit diabetes melitus! Udah lama beliau mengelu sakit pada telinganya, di beri obat tetes telinga sudah tapi tdak mw sembuh juga! Ap ad ya dok komplikasi penyakit diabet itu ke tengelinga? Makasi dok sebelumnya!

    Halo, Penyakit diabetes dapat meningkatkan risiko terkenanya sakit pada telinga. Penyakit diabetes merupakan penyakit gangguan metabolik yang dapat menimbulkan kerusakan saraf, pembuluh darah dan kerentanan terhadap infeksi. Adapun penyebab nyeri pada telinga adalah:

    • Nyeri telinga yang disebabkan kelainan pada telinga, misalnya otitis media (infeksi telinga tengah) dan otitis eksterna (infeksi telinga bagian luar) dan perubahan tekanan mendadak dalam saluran telinga (misalnya saat naik pesawat)
    • Nyeri telinga akibat kelainan di tempat lain, misalnya infeksi tenggorokan, gangguan pada gigi (infeksi gigi, abses, infeksi jaringan gusi, dll), radang amandel dan sindrom sendi sekitar mulut(temporomandibular)
    Tidak semua gangguan nyeri di telinga dapat diatasi dengan tetes telinga, penanganan nyeri telinga disesuaikan dengan penyebabnya. Jika penyebabnya infeksi, maka akan diberikan tetes antibiotik. Jika penyebabnya di tempat lain, penyebab tersebut harus diatasi, misalnya gigi yang berlubang ditambal dan infeksi tenggorokan diobati. Konsultasikan keluhan Ibu Anda ke dokter THT. Dokter akan melakukan pemeriksaan daerah telinga termasuk gendang telinga, melakukan pemeriksaan pendengaran (audiometri) jika perlu. Jika tidak didapatkan kelainan pada telinga, dokter mungkin akan melakukan rujukan ke dokter lain, misalnya dokter gigi dan mulut, dokter saraf, dll. Sebaiknya Anda juga mengajaknya kontrol secara teratur ke dokter penyakit dalam (jika belum) untuk dilakukan pemantauan kadar gula darah secara berkala agar diabetesnya terkontrol. Pada diabetes yang tidak terkontrol, risiko terjadinya komplikasi akan meningkat. Artikel ini dapat dibaca: Nyeri telinga Semoga membantu, dr.Miranti Iskandar