Tanya Dokter

  • Efek meminum obat captopril

  •  Raditya
    Anggota

    Selamat pagi dok. Saya terkena penyakit hipertensi. Bahkan darah kentalnya sudah pernah bocor dari hidung dan di bawa ke rs dan di rawat 3 hari. Sekitar 2 minggu yang lalu. Dan dpt obat captopril. Namun saya minum obat captopril sepertinya kurang cocok karena menimbulkan batuk kering di tenggorokan saya.Dan saya pengin ganti obat amlodipine boleh ga dok.

    Halo, Salah satu efek samping tersering dari obat captopril adalah munculnya batuk kering. Konsultasikan dengan dokter yang merawat Anda mengenai keluhan yang Anda rasakan saat mengonsumsi captopril. Pemilihan jenis dan dosis obat-obatan sebaiknya melalui pemeriksaan langsung dengan dokter. Obat yang diberikan tidak hanya didasarkan dari nilai tekanan darah, tetapi juga temuan pemeriksaan dokter seperti penyakit lain yang menyertai dan komplikasi yang timbul. Sebagian besar (>80%) tekanan darah tinggi tidak diketahui penyebabnya. Tekanan darah tinggi yang dibiarkan dapat menimbulkan komplikasi ke organ-organ penting, sehingga diperlukan pemantauan secara berkala dan konsumsi obat yang teratur. Tekanan darah yang normal diharapkan <120/80mmHg (JNC 7). Penanganan hipertensi dilakukan dengan modifikasi gaya hidup maupun obat-obatan. Modifikasi gaya hidup yang dimaksud adalah:

    • mempertahankan berat badan ideal
    • tidak merokok dan konsumsi minuman keras
    • konsumsi makanan tinggi serat seperti sayur, buah, gandum, biji-bijian
    • mengurangi konsumsi garam dan makanan tinggi natrium, misalnya: kecap asin, saus tomat
    • olahraga secara teratur
    Obat-obatan yang diberikan mengacu pada nilai tekanan darah Anda, ada tidaknya komplikasi dan penyakit penyulit lainnya, seperti diabetes, ginjal, jantung, stroke. Obat-obatan tersebut ada beberapa macam golongan, misalnya inhibitor ACE (misalnya captopril), penghambat kanal kalsium (misalnya amlodipine), diuretik, ARB. Masing-masing obat memiliki indikasi dan kegunaan yang tidak sama. Artikel ini dapat membantu Anda: Hipertensi Salam, dr.Miranti Iskandar