Tanya Dokter

  • Demam disertai ruam merah. Rubella atau campak ?

  • Hai dok saya punya anak umur 6bln 23hari kemarin demam udah seminggu terus udah tidak demam lagi,tapi sekarang muncul ruam merah mulai dari muka dan bagian dada dan perut depan sampai ke tangan dan kaki,saya takut ini penyakit DBD atau yang lain.. Terima kasih dok mohon bantuannya ..

    Hallo Ra Putri Febriyani

    Terimakasih atas pertanyaan anda

    Demam yang kemudian diikuti munculnya ruam atau bercak kemerahan setelahnya bisa disebabkan oleh beberapa hal, dimana penyebab tersering adalah campak. Selain campak bercak merah pada saat demam ini bisa disebabkan karena penyakit demam berdarah, penyakit campak jerman (rubella), exantema subitum dan kondisi lainnya. Jadi masih banyak kemungkinannya selain campak yang menjadi penyebab kondisi anak anda.

    Campak sendiri merupakan suatu penyakit akibat infeksi virus dan sifatnya menular. Campak disebut juga rubeola, morbili, atau measles. Penyakit ini ditularkan melalui droplet ataupun kontak dengan penderita. Gejala dari campak ini sangat khas, yaitu munculnya ruam kemerahan yang pertama kali di belakang telinga, kemudian menyebar ke wajah dan secara bertahap menyebar ke seluruh tubuh setelah sebelumnya diawali demam. Dari mulai terinfeksi hingga mengalami gejala, penyakit ini membutuhkan waktu sekitar 10 hari (8-12) hari, dimana melalui beberapa tahapan, yaitu:

    • Stadium Prodromal : Pada awal muncul gejala yang berlangsung kira-kira 3 hari (kisaran 2-4 hari) akan muncul demam yang dapat mencapai 39,5°C ± 1,10°C. Selain demam, dapat timbul gejala berupa kelamahan tubuh, coryza (peradangan akut membran mukosa rongga hidung), konjungtivitis (mata merah, disertai mata berair dan sensitif terhadap cahaya), dan batuk. Selain itu dapat muncul Koplik spots pada dinding pipi bagian dalam (terlihat dari dalam mulut) yang muncul pada hari ke-2 atau ke-3 demam. Bercak ini berbentuk tidak teratur dan kecil berwarna merah terang, di tengahnya didapatkan noda utih keabuan. Timbulnya bercak Koplik ini hanya sebentar, kurang lebih 12 jam.
    • Stadium eksantem (gejala kulit): timbul ruam mukopapular atau bercak kemerahan pada tubuh dengan penyebaran sentrifugal (dari pinggir ke tengah tubuh) yang dimulai dari batas rambut di belakang telinga, kemudian menyebar ke wajah, leher, dada, ekstremitas atas, bokong, dan akhirnya ekstremitas bawah. Ruam ini dapat timbul selama 6-7 hari. Demam umumnya memuncak (mencapai 40°C) pada hari ke 2-3 setelah munculnya ruam.
    • Stadium penyembuhan (konvalesens): setelah 3-4 hari umumnya ruam berangsur menghilang sesuai dengan pola timbulnya. Ruam kulit menghilang dan berubah menjadi kecoklatan yang akan menghilang dalam 7-10 hari.

    Pada campak tanpa komplikasi tatalaksana bersifat suportif, yaitu berupa tirah baring (anak diistirahatkan), diberikan penurun panas atau antipiretik (parasetamol 10-15 mg/kgBB/dosis dapat diberikan sampai setiap 4 jam), pemberian cairan yang cukup, pemberian suplemen nutrisi dan vitamin A. Vitamin A ini berfungsi sebagai imunomodulator (pengatur sistem imun) yang meningkatkan respons antibodi terhadap virus campak. Meskipun terdapat bercak kemerahan pada tubuh anak, tidak ada larangan untuk mandi. Justru kebersihan tubuh anak harus dijaga dengan mandi, sehingga tidak muncul infeksi lain pada kulit akibatnya kurangnya higienitas. Selain itu tidak ada pantangan untuk terkena angin, karena memang infeksi sudah terjadi pada kulit anak anda. Sebaiknya anak anda tidak boleh keluar dari rumah sementara, karena bisa menularkan penyakit ini pada anak lainnya (melalui droplet yang dibawa oleh udara/angin).

    Saran saya, periksakan anak anda pada dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

    Semoga jawaban ini membantu.

    dr. Aldy Valentino