Tanya Dokter

  • Batuk darah tambah parah setelah minum OAT

  •  Eko Adhyatma
    Anggota

    Slamat pagi dok... Sy mau nanya, sy sdh sebulan minum OAT tpi knapa batuk darah yg sy alami malah tambah parah... Batuknya kluar darah segar kira2 segelas... Trus kaya keselek darah sendiri... Tanpa sebab langsung aja banyak di tenggorokan jadi sy batukkan... Tolong di jawab dok...!!!

    Eko Adhyatma  dr. Rico N
    Dokter

    Hai Eko, Batuk darah atau hemoptisis  merupakan kondisi dimana seseorang batuk disertai darah yang berasal dari saluran pernafasan, yang ditandai darah berwarna merah segar. Beberapa diagnosis banding yang menyebabkan batuk darah :

    • bronkitis
    • bronkiektasis
    • tuberkulosis (TB) paru
    • kanker paru
    • dll
    Diagnosis TB paru ditegakkan melalui pemeriksaan dahak SEWAKTU-PAGI-SEWAKTU (S-P-S) melalui pengecatan tahan asam yang bertujuan mencari bakteri TB. Dikatakan TB (+) bila hasil pemeriksaan dahak menunjukkan hasil positif dalam 2 dari 3 pemeriksaan atau 1 positif dari 3 pemeriksaan yang didukung dengan hasil rontgen dada. Selain itu, pemeriksaan rontgen dada juga bertujuan untuk menyingkirkan kemungkinan diagnosisi lainnya. Umumnya gejala batuk disertai darah, penurunan berat badan, sesak nafas, dan keringat malam akan mulai berkurang setelah pengobatan setengah hingga satu bulan. Kontrol pengobatan TB paru dilakukan tiap 2 minggu pada fase intensif (2 bulan pertama) untuk memantau respon pengobatan dan efek samping akibat pengobatan. Sangat disarankan agar Anda kembali ke dokter untuk melaporkan keluhan Anda, beberapa penyebab tidak berkurangnya keluhan batuk berdarah:
    • Minum obat tidak teratur. Obat sebaiknya diminum secara rutin, setiap hari, dan sebaiknya pada jam yang relatif sama
    • Konsumsi jamu atau makanan/ minuman beralkohol, yang dapat mempengaruhi metabolisme OAT, sehingga tidak berfungsi optimal
    • Resisten/ kebal terhadap OAT
    Ketika keluhan batuk berdarah muncul, buang/ keluarkan darah, jangan ditelan karena dapat menyebabkan mual dan memicu muntah. Demikian, semoga membantu dr. Rico Novyanto