Tanya Dokter

  • Tahap penyembuhan penyakit stroke

  • ass, dokter saya mau tanya ibu saya sudah beberapa kali terkena stroke dari tahun 2011,tpi alhamdulillah ibu saya tidak mengalami kelumpuhan, tetapi mengalami mulut miring, mata kiri tdk bsa tertutup rapat, bicara kurang jelas,dan sekarang ini ibu saya terkena stroke ringan krna mengalami pendarahan pada CPA di kepala, yang ingin saya pertanyakan bagaimana tahap penyembuhan yang tepat bagi ibu saya, dan penyembuhan seperti apa?

    Hai, Sel otak merupakan sel dalam tubuh yang paling sensitif terhadap kekurangan oksigen. Hanya dalam 10 menit saja kekurangan oksigen, sel otak akan mati. Pada anak-anak, "plastisitas" otak memungkinkan fungsi daerah otak yang rusak diambil alih oleh daerah otak yang sehat. Namun kemampuan "plastisitas" ini semakin berkurang seiring penuaan. Stroke disebabkan oleh sumbatan pembuluh darah otak. Darah membawa oksigen; dengan demikian, sumbatan akan menyebabkan sel-sel otak mati akibat kurang oksigen. Sel otak yang telah mati tidak bisa dikembalikan, sehingga satu-satunya harapan adalah mencegah kematian sel otak di sekitarnya dengan membuka kembali pembuluh darah, pemberian oksigen dan pemberian obat-obatan neuroprotektif (melindungi saraf). Efektivitas memulihkan kembali fungsi otak melalui pembukaan kembali pembuluh darah yang tersumbat adalah < 3 jam sejak kejadian stroke. Karena rentang waktu yang relatif sempit ini, kebanyakan penderita stroke sudah mengalami kelumpuhan yang bersifat cenderung permanen (disebut cenderung karena "plastisitas" otak) sebelum mendapatkan pertolongan yang memadai. Sampai saat ini belum jelas apakah ada obat yang bisa mempercepat pemulihan pasca stroke; memang para dokter biasanya memberikan obat-obatan neuroprotektif dengan harapan proses pemulihan bisa terjadi (atau mempercepat pemulihan), namun secara ilmiah hal ini masih diperdebatkan (karena pemberian bisa sampai seumur hidup dengan hasil yang belum jelas). Salah satu usaha untuk memulihkan penderita stroke adalah usaha meningkatkan kualitas hidup. Meningkatkan kualitas hidup mengandung komponen dari dukungan emosional (motivasi dan keluarga) dan dukungan usaha medis, yaitu rehabilitasi medik. Program rehabilitasi medik pada penderita stroke biasanya mencakup terapi okupasi (yaitu kiat-kiat melakukan pekerjaan sehari-hari dengan keterbatasan fisik yang ada) dan fisioterapi. Untuk lebih jelasnya, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Saraf (Sp. S) dan Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik (Sp. RM). Dokter akan menjelaskan lebih detail bagaimana cara hidup dengan penyakit stroke. Artikel berikut banyak membahas tentang Stroke. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma