Tanya Dokter

  • nilai hormon tiroid yang tinggi dan keracunan hormon

  • Hai dokter , saya mau tanya ibu saya stelah tes darah kata dokter setempat mengatakan bahwa ibu sya hormon tiroidnya tinggi..yg mau sya tanya kan dokter kl boleh saya tau brp nilai tinggi hormon tiroid,ibu saya tdk ad benjolan di sekitar lehernya,apakah benar jika tdk di obati akan terjadi keracunan hormon dok?maaf sblmnya terima kasih

    Hai, Hormon tiroid adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar tiroid yang tertelak pada leher bagian depan. Hormon tiroid memiliki fungsi untuk mengatur segala jenis metabolisme yang terjadi pada tubuh kita. Untuk mengetahui kondisi fungsional dari kelenjar tiroid maka dokter akan memeriksa nilai hormon tiroid dari hasil lab darah :

    • T4, (4.6-12 ug/dl)
    • T4 bebas (0.7-1.9 ng/dl)
    • T3 (80-180 ng/dl)
    • T3 bebas (230-619 pg/dl)
    Pada kondisi hipertidroid (tingginya kadar hormon tiroid dalam tubuh) maka hasil pemeriksaan lab tersebut akan meunjukan kadar yang tinggi melebihi nilai normal. Nilai normal mungkin akan sedikit berbeda tergantung lab dan tergantung dari satuan yang digunakan. Selain itu dokter biasanya akan memeriksakan nilai TSH (0.5-6 uU/ml). TSH merupakan hormon yang diproduksi oleh kelenjar pituitari di otak. Hormon ini berfungsi untuk memicu sekresi hormon tiroid. Kadar TSH yang rendah dapat menjadi tanda adanya hipertiroid. Apabila mengalami hipertiroid maka biasanya akan terasa gejala-gejala sebagai berikut :
    • penurunan berat badan, walaupun makan seperti biasa
    • sering buang air besar
    • merasa sering terjadi perbahaan mood, merasa cemas
    • merasa jantung berdebar-debar
    • tangan gemetaran
    • benjolan pada leher (gondok), baik besar maupun kecil. Namun hipertiroid juga dapat terjadi tanpa menimbulkan pembengkakan pada kelenjar tiroid sehingga tidak teraba benjolan di leher.
    • dan lainnya
    Apabila hasil lab nilai tiroid yang tinggi dan ibu Anda mengalami gejala-gejala seperti yang disebutkan diatas, maka sebaiknya segera kembali temui dokter Anda untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai. Pengobatan secara dini akan memberikan hasil penyembuhan yang lebih baik. Selain itu pengobatan pada kasus hipertiroid sangat dibutuhkan, terutama untuk mencegah terjadinya kondisi kegawatdaruratan yang biasa disebut badai tiroid / thyroid storm. Pada kondisi ini tubuh tiba-tiba memproduksi hormon tiroid yang sangat banyak dalam waktu yang singkat. Badai tiroid ini dapat menyebabkan koma, gagal jantung, hingga beresiko menyebabkan kematian.   Semoga membantu, Dian Paramitasari, dr.

    Syafitri Ikasari  Novi Nofiyan
    Anggota

    Terima kasih dok,dok saya ada pertanyaan kembali kl dg gejala2 yg dokter sebutkan di atas tdk semua ad apa ibu saya,kl kmrn ibu jantungnya berdebar karna memang beliau ada penyumbatan dijantung,dan sudah di pasang ring pd jantungnya,stelah pemasangan ring tersebut ibu sya di ksh obat yg nama nya kendaron,pd wktu sya menanyakan kepd dokter krna obat tersebut ibu sya hormon tiroidnya tinggi..sebelumnya terima ksh banyak dok

    Hai, Kendaron yang diberikan pada ibu Anda berisi Amiodaron. Amiodaron merupakan salah satu obat yang termasuk ke dalam kelas antiaritmia. Obat ini bertujuan untuk mengembalikan irama normal jantung. Salah satu efek samping yang mungkin terjadi adalah hipotiroid (rendahnya hormon tiroid) dan hipertiroid (tingginya hormon tiroid). Namun, hipertiroid yang dialami oleh Ibu Anda belum tentu disebabkan oleh obat tersebut. Perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salam, dr. Dian Paramitasari

    maaf dok saya nulisnya di koment... dok.. saya mahasiswa berusia 21 tahun. sekitar 4 bulan yang lalu saya didiagnosa hipertiroid setelah melakukan cek lab namun saya tidak ingat seperti apa hasil lab pada waktu itu. hingga akhirnya saya diberikan terapi obat dengan ptu dan propranolol selama 4 bulan. setelah itu saya diminta cek lab lagi cek FT4 dan TSHs. dg hasil sbb: FT4: 1.16 PMOL/L dan TSHS:  lebih besar dari 100.000 uui/ml. untuk hasil cek lab yang kedua ini saya lebih teliti hingga saya searching arti hasilnya dan saya mengambil kesimpulan bahwa saya hipotiroid. kemudian saya membawa hasil  lab tsb ke dokter dg diagnosa baru struma difusa. saya sedih dok... sebenarnya sakit saya ini apa...? kenapa bisa berubah diagnosanya? saya takut dok.... mohon responnya dok...

    Syafitri Ikasari  Natazsa Gracia
    Anggota

    @ Eliza Sutri Utami Maaf kak saya izin bantu jawab. Sy mahasswi kedokteran tahun smstr 4 yang kebetulan sedang bljr di blok endokrin yang bahasan kasusnya mengenai hormon, salah satunya hormon tiroid beserta kelenjarnya. Itu enggak berubah kok kak diagnosisnya. Jadi nama keadaannya memang hipertiroid, tapi untuk diagnosa klinik biasanya dokter memang pakai "struma diffusa/nodusa, toksik/nontoksik". Nah untuk hipertiroid sendiri biasanya memang diagnosa kliniknya struma diffusa/nodusa toksik. Struma itu artinya pembesaran kak (yang dimaksd pmbesaran kelenjar tiroid), diffusa/nodusa itu berdasarkan bentuk benjolannya kak, satu benjolan berbatas tidak tegas atau lebih dari satu benjolan berbatas tegas dll. Jadi diagnosanya gak berubah kok kak. Soal pemrksaan lab nya yang berubah itu memang karena obatnya kak, PTU itu akan menurunkan penyeluaran hormon tiroid kak jadi kalau kurang dipantau wajar nantinya nilai hormon tiroid agak sedikit menurun. Tebakan saya, kemungkinan dokter akan menurunkan dosis PTU untuk terapi stop obat atau lgs di hentikan. Maaf ya kak kalau jawabannya tidak memuaskan baru belajar hehe dan maaf dokter kalo saya seolah2 sok tau :)

    Dok, maaf mau tanya juga, saya baru saja abis cek lab hasil TSs 0,46 dan ft4 0,61 apakah itu thyrod kalau bukan itu apa dok???