Tanya Dokter

  • Penyakit Tumor Usus

  •  anonymous
    Anggota

    Assalamu'alaikum dok, Kakek saya mengalami penyakit tumor usus, dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, dokter menganjurkan untuk melakukan operasi, tetapi operasi di buatkan pembuangan melalui samping. Karena banyak pendapat yang berkembang di masyarakat bahwa yang setelah operasi dibuatkan jalan pembuangan lewat samping umurnya tidak panjang lagi, dia merasa bimbang apakah operasi atau tidak. Apakah pendapat yang berkembang tersebut bisa dipercaya, ataukah ada alasan medisnya mohon penjelasannya dok. Apakah operasi membuat pembuangan lewat samping satu satunya jalan & Seandainya tumor usus tersebut di obati menggunakan ace max ( semacam ekstrak dari kulit manggis dan daun sirsak) apakah masih bisa dok? Terimakasih

    Hai Sebenarnya bukan dari kolostomi yang menyebabkan meninggal, namun biasanya akibat dari penyebab dari dilakukannya kolostomi, yang paling sering adalah tumor usus ganas (kanker usus besar). Kolostomi dilakukan untuk "membuang" sebagian usus yang terdapat tumor ganas agar tidak terjadi penyebaran lebih lanjut ke bagian usus lain atau organ lain seperti kelenjar getah bening, dan sekitarnya. Setelah sebagian usus dibuang, maka dilakukan pembuatan lubang pada dinding perut tempat untuk keluarnya tinja sebagai pengganti anus. Namun walaupun sudah dilakukan kolostomi tetap dilanjutkan kemoterapi dan radioterapi untuk mematikan sel kanker yang masih tersisa dalam tubuh. Komplikasi yang mungkin timbul dari dilakukannya kolostomi, antara lain:

    • Keluarnya sebagian dinding usus ke luar (prolaps)
    • Infeksi
    • Iritasi kulit
    • Diare
    • Penyumbatan pada lubang.
    Sebaiknya tidak menunda penanganan bila telah didiagnosis suatu tumor ganas usus dikarenakan berpotensi terjadinya penyebaran lebih lanjut yang membuat tingkat harapan hidup dan kesembuhan semakin kecil. Obat herbal apapun sampai sekarang belum ada penelitian ilmiah yang dapat menyembuhkan kanker. Bila Anda tetap dapat mencobanya sebagai terapi alternatif, namun tidak menggantikan terapi medis sebagai penanganan utama. Untuk pastinya Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu secara lengkap dengan dokter bedah yang merawat ayah Anda. Informasi terkait dapat Anda baca pada artikel berikut ini: Kanker usus besar. Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william