Tanya Dokter

  • Penyebab mual berkepenjangan dan keputihan yang berbau

  •  Mayra
    Anggota

    Slmt mlm dok saya berumur 20 tahun Dok saya ingin bertanya sudah beberapa hari ini saya mual2 terus tapi saya nafsu makan dok mual2 nya tidak berhnti2 dan dok disertai keputihn saya tiba2 berbau tidak sedap tidak seperto biasanya, baru pertama ini keputihn saya berbau dan baru pertama mual berkepnjangn mohon bantuanya dok, terimaksih

    Mayra  Mayra
    Anggota

    Mohon balasanya dokk pleaseeeee

    Mayra  dr. Adhi Pasha
    Dokter

    Halo Mayra, Mual merupakan kondisi tidak nyaman pada bagian perut yang dapat berlanjut menjadi muntah. Mual sendiri dapat disebabkan oleh beberapa penyebab seperti:

    • Keracunan makanan
    • Infeksi kandung kemih
    • Mual awal kehamilan
    • Mabuk perjalanan
    • Terlalu banyak makan
    • Reaksi akibat aroma atau bau tertentu terutama yang menyengat
    • Terlalu banyak minum-minuman beralkohol
    • Penyakit asam lambung
    • dan penyakit lainnya
    Minum lebih banyak cairan, minum-minuman hangat seperti jahe, cari tahu pemicu mual dan menghindarinya, makan secara perlahan dan menghindari langsung berbaring setelah makan dapat membantu mengurangi timbulnya rasa mual. Menghindari makanan asam, minuman manis, bersoda juga dapat membantu menghindari rasa mual. Sedangkan keputihan sendiri dapat dikatakan mengalami ketidak normalan jika timbul disertai dengan gambaran atau gejala lain seperti:
    • Keputihan dengan lendir hijau, kuning atau berbuih, dapat disebabkan oleh infeksi bakteri atau parasit seperti trikomonas disertai gejala keputihan menjadi banyak, bau amis, dan rasa perih saat berkemih
    • Keputihan dengan lendir coklat atau bercampur darah, dapat disebabkan oleh menstruasi atau kanker serviks/rahim
    • Keputihan disertai nyeri dan perdarahan, dapat disebabkan oleh penyakit menular seksual
    • Keputihan dengan lendir cair dengan rasa gatal dapat disebabkan oleh infeksi jamur
    • Keputihan dengan lendir putih disertai bau amis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri
    Jaga kebersihan organ intim dengan rutin mengganti pakaian dalam, membersihkan dengan air bersih dan hangat, serta menghindari sabun dengan kandungan bahan kimia keras dapat membantu mengurangi gejala. Periksakan diri pada dokter jika keluhan tidak juga membaik atau bertambah parah untuk segera dilakukan pemeriksaan dan mendapatkan penanganan sesuai dengan penyebabnya. Semoga bermanfaat, dr. Adhi P.